Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

11 WNA asal India yang Diamankan di Buton Jalani Pemeriksaan di Imigrasi Baubau

11 WNA asal India yang Diamankan di Buton Jalani Pemeriksaan di Imigrasi Baubau
Polisi mengamankan 11 WNA India di Kecamatan Siotapina, Buton. Foto: Istimewa.

Baubau – Sebanyak 11 orang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan India diamankan usai ditemukan berada di Desa Walompo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Kamis (24/8/2023). 11 WNA itu sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas II non TPI Baubau.

Kepala Imigrasi Baubau, Teguh Santoso mengatakan 11 WNA itu merupakan limpahan dari jajaran Polsek Sampuabalo. Imigrasi mengamankan para WNA untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sekarang WNA asal India ini masih menjalani pemeriksaan. Hasilnya akan kami sampaikan terlebih dahulu kepada pimpinan kami,” kata Teguh, Sabtu (26/8).

Untuk sementara, hasil pemeriksaan didapati dua WNA tidak memiliki dokumen yakni berinisial MP (50) dan PS (50). Sedangkan 9 WNA lainnya yakni DG (35), SS (25) RP (23), MR (26), VA (31), LJ (25), BR (34), DA (41), dan JJ (22) memiliki dokumen seperti paspor dalam kondisi kedaluwarsa.

Teguh belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait keberadaan para WNA itu. Sampai saat ini keterangan WNA ini masih belum konsisten. “Keterangan mereka kadang berubah-ubah jadi kurang sinkron. Masih terus kami lakukan pemeriksaan,” bebernya.

Seperti diketahui, 11 WNA diamankan oleh Kapolsek Sampuabalo Iptu Al Muhalid bersama anggota. Penemuan itu bermula adanya warga setempat yang membuat laporan kepada salah satu Bhabinkamtibmas di Desa Walompo. Bhabinkamtibmas itu lalu berkoordinasi dengan Polsek Sampuabalo untuk melakukan tindak lanjut.

Baca Juga:  Temukan Paku saat Makan hingga Masuk Media Malaysia, Ini Penjelasan Mimi Peri

“Saya bersama anggota langsung menuju TKP setelah dapat informasi, selanjutnya diamankan di Polsek Sampuabalo,” kata Al Muhalid, Sabtu (16/8).

Setelah diamankan, kesebelas WNA itu lalu dibawa ke Kantor Imigrasi Kota Baubau untuk melakukan pemeriksaan lebih jauh terkait keberadaan para WNA itu di Pulau Buton.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten