2 Bulan Diluncurkan, Layanan Sigap Bapenda Sultra Menyumbang Rp1 Miliar untuk PAD
Kendari – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut layanan Sigap yang telah diresmikan 2 bulan lalu telah menyumbang Rp1 miliar ke kas daerah.
Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Sultra, Mujahidin. Ia merincikan per 20 Mei 2025 layanan Sigap menyumbang Rp1.046.478.201 untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kata Mujahidin, layanan Sigap merupakan salah satu upaya jemput bola yang dilakukan Bapenda Sultra kepada para masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak dengan memanfaatkan layanan pembayaran melalui QRIS.
“Dalam program ini, petugas pajak aktif memberikan pelayanan langsung ke masyarakat dengan memanfaatkan kanal pembayaran digital seperti QRIS, guna mempercepat dan mempermudah transaksi pajak,” katanya kepada awak media, Jumat (24/5).
Untuk mendukung kelancaran program Sigap, Gubernur Sultra telah menyerahkan 17 unit sepeda motor yang masing-masing dialokasikan untuk setiap kabupaten dan kota. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk memperlancar mobilitas petugas Sigap dalam menjangkau para wajib pajak.
Bapenda Sultra sendiri tengah merancang usulan penambahan kendaraan operasional sebagai upaya peningkatan efektivitas layanan. Jumlah kendaraan yang semula hanya satu unit per kabupaten/kota, direncanakan akan ditambah menjadi tiga hingga lima unit.
Upaya itu dilakukan agar mobilitas petugas Sigap lebih maksimal dalam menjangkau masyarakat, sehingga layanan perpajakan daerah bisa semakin merata dan responsif.
“Kami menargetkan agar program Sigap ke depan makin dikenal luas dan benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Jika cakupannya bertambah, maka potensi peningkatan PAD juga akan semakin besar,” ujarnya.
