2 Pahlawan Nasional Dijadikan Sebagai Nama Jalan di Buton

Buton – Dua pahlawan nasional asal Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Polisi Moehammad Jasin dan Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) dijadikan sebagai nama jalan.
Hal itu disampaikan Bupati Buton, La Bakry, saat mengikuti kegiatan jalan sehat sekaligus vaksinasi massal kerja sama antara Karang Taruna Kecamatan Lasalimu dan Puskesmas Lasalimu di Pelataran Kantor Camat Lasalimu, Kelurahan Kamaru, Kamis (11/11/2021).
“Hari ini masih dalam suasana peringatan Hari Pahlawan dan alhamdulillah tepat 10 November kemarin bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pahlawan kita sudah meresmikan dua nama jalan utama di ibukota Kabupaten Buton yaitu Jalan Komjen Polisi Moehamad Jasin dan Jalan Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo),” katanya.

Komjen Polisi Moehammad Jasin dikenal sebagai pendiri Brimob. Saat peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, Moehammad Jasin juga ikut terlibat perang mempertahan kemerdekaan Indonesia dari pendudukan Jepang. Nama Jasin sendiri diusulkan Pemerintah Jawa Timur sebagai pahlawan nasional pada 2015 silam.
Sedangkan La Karambau atau Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo), baru dua tahun lalu telah diberi gelar pahlawan nasional oleh Pemerintah Indonesia.
La Bakry menyebut, masih banyak masyarakat Buton yang belum mengetahui bahwa sejak 2 tahun lalu, sudah ada dua putra terbaik eks Kesultanan Buton yang mendapat gelar pahlawan nasional.
“Kita patut bangga dan harus meneruskan perjuangan mereka, nilai-nilai heroik keduanya dalam membela kebenaran,” ujarnya.
Adapun lokasi jalan tersebut, dari titik nol di Tugu Aspal hingga di Kantor Polres Buton adalah Jalan Komjen Moehammad Jasin. Sementara dari Polres Buton sampai Takawa merupakan Jalan Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi.





