Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

2 Warga Kendari Diculik Komplotan Pria Tak Dikenal, Uang dan HP Dirampas Usai Dihajar Dalam Mobil

2 Warga Kendari Diculik Komplotan Pria Tak Dikenal, Uang dan HP Dirampas Usai Dihajar Dalam Mobil
Kondisi korban Fandi saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kendari. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (3/10/2023).

Kendari – Dua orang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Fandi dan Endrik diculik oleh komplotan pria tak dikenal. Keduanya, dihajar dalam mobil bahkan uang sebesar Rp400 ribu dan HP iPhone dibawa kabur oleh para pelaku, Selasa (3/10/2023).

Sebelum kejadian, kedua korban sempat bermain biliar bersama rekan-rekannya di BBC Kendari, Jalan H Supu Yusuf, Kelurahan Bende, Kecamatan Bende, Kota Kendari.

Usai bermain biliar, mereka berencana pulang menuju area pertigaan kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Saat itu, Fandi bersama kekasihnya bernama Riska berboncengan menggunakan sepeda motor, sedangkan Endrik dan Fadil mengendarai sepeda motor masing-masing.

Sesampainya di area Lapak Tikungan, Jalan Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Fandi dan Riska diadang oleh satu unit mobil merek Avanza berwarna hitam, dan 2 unit sepeda motor yang ditumpangi oleh 4 orang pria yang saling berboncengan.

“Mereka langsung kasih berhenti motornya Fandi sama ceweknya. Tapi ceweknya itu dia langsung lari ke warungnya warga, sedangkan Fandi dikasih masuk dalam mobil,” kata rekan korban, Fadil saat ditemui Kendariinfo.

Di saat yang sama, Endrik berencana menolong Fandi tetapi, ia justru ikut diculik oleh para pelaku dan langsung dimasukkan ke dalam mobil.

Melihat kedua rekannya dimasukkan ke dalam mobil, Fadil sempat kebingungan. Namun ia memberanikan diri menanyai para pelaku terkait alasan mereka mambawa kedua rekannya. Tetapi, para pelaku mengancam Fadil agar tidak ikut campur.

“Saya kira keluarganya ceweknya Fandi, jadi saya tidak mau ikut campur terlalu dalam karena masalah kedua belah pihak. Sempat saya tanya ini orang-orang tapi saya malah dimaki sama salah satu orang pelaku,” tambahnya.

Selanjutnya, komplotan pria tak dikenal itu langsung membawa Fandi dan Endrik keliling Kota Kendari menggunakan mobil.

Sementara itu, Fandi mengaku, selama berada di dalam mobil, ia dan rekannya dihajar hingga babak belur dan mengalami luka-luka di bibir.

“Kita dipukul dalam mobil, ada tiga orang dalam mobil itu, saya tidak kenal mereka,” katanya.

Bahkan, kata Fandi, para pelaku meminta keduanya menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu. Namun saat berada di dalam mobil, Fandi dan Endrik tidak memiliki uang sehingga mereka menelepon Fadil agar membawakan uang Rp600 ribu itu dan bertemu di depan salah satu warkop yang ada di Pasar Baru Kendari, Kelurahan Bende, Kecamatan Bende, Kota Kendari.

Tak lama kemudian, lanjut Fandi, rekannya bernama Fadil membawa uang tetapi hanya Rp400 ribu. Karena masih kurang Rp200 ribu, para pelaku menyita HP iPhone milik Fandi. Selanjutnya, Fadil disuruh balik dan diancam agar tidak membuat gerakan tambahan.

Selanjutnya, para pelaku kembali membawa Fandi dan Endrik keliling Kota Kendari hingga akhirnya mereka diturunkan di area Kali Kadia dengan wajah yang sudah babak belur. Keduanya pun langsung ke RS Bhayangkara Kendari untuk mendapatkan perawatan medis.

Rencananya, kedua korban akan melaporkan para pelaku ke Polresta Kendari atas dugaan kasus penganiayaan, penculikan, dan perampasan barang-barang berharga.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten