3 Rumah di Wundulako Kolaka Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Rugi Rp430 Juta
Kolaka – Tiga unit rumah di Kelurahan Wundulako, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 11.40 Wita. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp430 juta.
Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, Aiptu Riswandi, mengatakan tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Supriadi (35), Makmur (46), dan Suriati (60).
Menurut Riswandi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Erni (43), yang saat itu berada di dalam rumah. Erni mendengar suara letusan kecil sebelum keluar rumah.
“Ketika keluar rumah, saksi melihat rumah panggung milik Suriati telah terbakar dan api sudah membesar,” kata Riswandi.
Erni kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar. Namun, kobaran api dengan cepat membesar hingga menyebabkan rumah panggung milik Suriati roboh dan menimpa rumah milik Makmur yang berada di dekatnya. Api kemudian merembet ke bagian dapur rumah milik Supriadi.
Personel Polsek Wundulako bersama tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan terhadap sisa-sisa bangunan yang terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita.
Dalam proses pemadaman, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri dari armada Damkar Kabupaten Kolaka dan satu unit Damkar Yon TP.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, Riswandi menyebut kerugian materiel sementara dari tiga rumah yang terdampak diperkirakan mencapai Rp430 juta.
Rumah milik Supriadi berukuran sekitar 6 x 7 meter mengalami kerusakan pada bagian dapur dan ruang keluarga. Sejumlah perabotan rumah tangga turut terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp150 juta.
Kemudian, rumah papan milik Makmur berukuran sekitar 7 x 9 meter hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Sejumlah perabotan rumah tangga juga turut terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp180 juta.
Sementara rumah panggung milik Suriati berukuran sekitar 6 x 7 meter hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Satu unit traktor dan tiga sepeda motor turut terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta.
Terkait penyebab kebakaran, Riswandi mengatakan dugaan sementara api berasal dari korsleting atau arus pendek listrik pada rumah kosong. Instalasi listrik rumah kosong tersebut diketahui tersambung dari rumah milik Makmur.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting atau arus pendek listrik yang berasal dari rumah kosong,” ujarnya.
