35 Tahun Berdiri, Hippemasura Wujudkan Impian Miliki Sekretariat Permanen di Kendari

Buton Utara – Selama 35 tahun berdiri, Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kulisusu Utara (Hippemasura) resmi memiliki sekretariat permanen yang ditetapkan menjadi aset abadi organisasi pada Jumat (7/8/2026). Sekretariat tersebut berlokasi di Lorong Bambu, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sejak didirikan pada 7 Juni 1991, kepemilikan sekretariat permanen selalu menjadi cita-cita besar serta dijadikan program perjuangan utama organisasi dari generasi ke generasi. Selama menempuh perjalanan panjang, harapan-harapan itu akhirnya berhasil diwujudkan melalui semangat gotong royong dan transparansi gerakan yang akuntabel.
Pencapaian tersebut diupayakan melalui gerakan swadaya, pengoptimalan aset organisasi, bazar pengurus, serta kontribusi sukarela dari berbagai elemen, di antaranya tokoh masyarakat, senior, dan kader.
Ketua Umum Hippemasura (Kabinet Progresif), Nirfal, menyampaikan bahwa sekretariat permanen yang diupayakan puluhan tahun ini menjadi manifestasi kebermanfaatan organisasi.
Bangunan kokoh tersebut akan menjadi wadah kaderisasi mahasiswa sekaligus rumah singgah bagi masyarakat Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur), yang sedang berada di Kota Kendari dengan urusan kesehatan maupun aktivitas sosial lainnya.
“Rumah perjuangan ini didirikan untuk selamanya, menjadi wadah kaderisasi mahasiswa, sekaligus rumah singgah kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Kulisusu Utara yang sedang berada di Kendari dengan urusan kesehatan maupun aktivitas sosial lainnya,” ujarnya kepada Kendariinfo, Jumat (7/8).
Nirfal mewakili anggota lainnya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Kulisusu Utara, para kepala desa, senior pendiri, alumni lintas generasi, seluruh kader, serta sejumlah donatur dan simpatisan, yang mendukung terealisasinya cita-cita tersebut.
Atas pencapaian monumental ini, Hippemasura berkomitmen penuh menjadikan sekretariat permanen sebagai laboratorium intelektual yang inklusif, humanis, dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah.





