Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

7 Pelajar Sultra Tembus Pimpinan Pusat IPM, Bawa Semangat Daerah ke Level Nasional

7 Pelajar Sultra Tembus Pimpinan Pusat IPM, Bawa Semangat Daerah ke Level Nasional
Tujuh pelajar asal Sultra usai dikukuhkan menjadi pengurus Pimpinan Pusat IPM 2026 - 2028. Foto: Istimewa.

Kendari – Tujuh pelajar asal Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menembus kepengurusan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2026 – 2028, usai mengikuti pengukuhan yang digelar di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Minggu (12/4/2026).

Mereka berasal dari berbagai daerah di Sultra dan kini mengemban peran strategis di tingkat nasional. Dari Kota Kendari, Ghufran Al-Ghifary Kamiluddin menjabat Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Keolahragaan, serta Fikki Dermawan sebagai Sekretaris Bidang Organisasi.

Sementara itu, dari Kabupaten Kolaka terdapat Fajry Annur sebagai Ketua Bidang Pengarusutamaan Gender, Zalsa Iswahyuni di Bidang Ekonomi Kreatif, dan Khumairah Ramadhan di Bidang Lingkungan Hidup. Kemudian dari Kolaka Utara (Kolut), Muhammad Udil Saputra bertugas di Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik, serta Alvito Afriansyah di Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan.

Salah satu perwakilan Sultra, Fikki Dermawan, menegaskan kehadiran kader dari daerah di level pusat bukan sekadar simbol keterwakilan, melainkan membawa misi yang lebih besar.

“Di tingkat pusat, kami membawa dua tujuan utama, yakni menjaga nilai bahwa kader Sultra mampu bersaing dan berkontribusi secara nyata, bukan hanya hadir secara simbolik. Selain itu, kami ingin mempercepat kemajuan IPM di seluruh Indonesia melalui program dan kebijakan di bidang masing-masing,” ujarnya kepada Kendariinfo, Selasa (14/4).

Ia menjelaskan, peran Pimpinan Pusat IPM sangat strategis karena menaungi jutaan kader di seluruh Indonesia. Karena itu, setiap kebijakan yang dihasilkan memiliki dampak luas, tidak hanya bagi internal organisasi tetapi juga pelajar secara umum.

Baca Juga:  BP3MI Sultra Bekali 500 Pelajar dan Mahasiswa soal Penempatan Pekerja Migran yang Aman

“Dengan jangkauan yang besar, setiap program tentu berdampak luas. Karena itu, kehadiran kader-kader dari Sultra di posisi ini diharapkan bisa memperkuat arah gerakan IPM yang kini mengusung semangat kepemimpinan berdampak,” jelasnya.

Fikki juga menekankan kader Sultra memiliki kapasitas yang tidak kalah dibandingkan daerah lain, termasuk wilayah Jawa yang selama ini menjadi pusat perkembangan Muhammadiyah.

“Semangat yang kami bawa adalah menunjukkan bahwa kader Sultra punya kompetensi yang mampu bersaing dengan daerah lain, termasuk dari Jawa,” katanya.

Selain itu, keterlibatan kader Sultra di tingkat pusat juga diharapkan mampu membawa perspektif daerah, terutama dalam mengawal isu-isu strategis di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar (3T).

“Sultra juga ingin menjadi representasi dalam memperjuangkan isu-isu pelajar di daerah rentan seperti wilayah 3T dan pelosok, agar mendapat perhatian di tingkat pusat,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten