8 Remaja Perempuan Baku Hantam Perkara Saling Ejek, Diamankan Tim Perintis Presisi Polda Sultra

Kendari – Delapan remaja perempuan diamankan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) usai terlibat perkelahian di Jalan Baru, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra. Aksi baku hantam itu dipicu persoalan saling ejek yang berujung tersinggung dan janjian bertemu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Tim Perintis Presisi bergerak cepat setelah menerima informasi adanya keributan antar remaja di lokasi tersebut.
Dantim Perintis Presisi, Bripka Boy Sagita, mengatakan delapan remaja perempuan yang terlibat masing-masing berinisial AZ, MU, SA, PN, CA, NA, IN, dan AY. Seluruhnya langsung diamankan guna mencegah keributan semakin meluas.
“Jadi kita dapat mereka berkelahi ini, gara-gara saling ejek, disebut pekaru (kurap),” kata Bripka Boy kepada Kendariinfo, Senin (12/1).
Ia menjelaskan, awal mula perkelahian bermula saat para remaja itu bertemu di kawasan Eks MTQ Kendari. Salah satu remaja melontarkan ejekan kepada remaja lain yang membuat suasana memanas.
“Awalnya itu ketemu di Eks MTQ, salah satu perempuan mengejek yang lainnya dengan perkataan yang menyinggung, katanya kakinya pekaru,” ungkapnya.
Setelah kejadian tersebut, para remaja ini kembali bertemu di lokasi berbeda hingga akhirnya terlibat baku hantam. Keributan sempat berhenti sebelum akhirnya pecah lagi di Jalan Baru.
“Mereka ketemu lagi, sempat saling menghantam, lalu bubar. Tetapi ternyata ketemu lagi di Jalan Baru dan di situ kita amankan delapan orang remaja ini,” jelas Bripka Boy.
Selanjutnya, kedelapan remaja perempuan tersebut dibawa ke Polsek Poasia untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua masing-masing remaja.
“Kita amankan di Polsek Poasia dan kita panggil orang tuanya untuk diberikan pembinaan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya.





