Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pemprov Sultra Siapkan 3 Komoditas Unggulan Perkebunan untuk Ekspor 2025

Pemprov Sultra Siapkan 3 Komoditas Unggulan Perkebunan untuk Ekspor 2025
Kadis Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (10/7/2025).

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perkebunan dan Hortikultura tengah melakukan persiapan untuk kembali mengekspor tiga komoditas unggulan pada tahun 2025.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin menyampaikan, tiga komoditas yang dipersiapkan untuk ekspor tahun ini adalah pinang, mete, dan kelapa dalam.

“Untuk pinang, tahun lalu kami sudah melakukan ekspor sebanyak 56 ton ke Iran. Untuk mete, sebanyak 18 ton ke Vietnam, sementara kelapa dalam diekspor ke Cina sebanyak 191,5 ton. Untuk itu kami merencanakan kembali melakukan hal yang sama tahun ini,” katanya, Kamis (10/7/2025).

Pemetaan komprehensif terhadap sentra produksi ketiga komoditas itu sedang dilakukan, sebagai persiapan ekspor.

Wilayah Muna Raya dan Buton Raya menjadi sentra komoditas mete. Kemudian, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) komoditas pinang, dan kelapa dalam di 17 kabupaten/kota.

Rusdin melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan pelatihan bagi pelaku usaha dan petani, mencakup penanganan pasca-panen, pengeringan, grading, hingga pengemasan.

“Tahun ini kami sudah melakukan koordinasi dengan eksportir yang sebelumnya juga terlibat dalam kegiatan ekspor. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa kembali melakukan hal yang sama,” bebernya.

Katanya, selain ketiga komoditas tersebut, Sultra juga memiliki satu komoditas primadona lainnya, yakni kakao, yang juga akan didorong agar mampu masuk ke pasar ekspor. Sentra produksi kakao berada di Kolaka dan Kolaka Utara (Kolut).

Baca Juga:  Gempa Koltim Sudah 276 Kali Selama 9 Hari

“Kami juga akan mendorong komoditas ini agar tahun ini bisa menyentuh pasar internasional untuk meningkatkan pendapatan para petani kita,” tutupnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten