Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Libatkan Puluhan OPD, Pemkot Kendari Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh

Libatkan Puluhan OPD, Pemkot Kendari Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Foto: Kendarikota. (26/3/2025).

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui program pendampingan balita dengan pendekatan orang tua asuh. Program ini melibatkan puluhan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pimpinan daerah, serta lembaga pemerintah sebagai bentuk komitmen lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kota Kendari.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah daerah menilai stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan isu strategis yang berdampak langsung terhadap kualitas generasi masa depan.

Melalui program orang tua asuh, pimpinan OPD dan unsur terkait ditugaskan untuk mendampingi balita stunting beserta keluarganya secara langsung.

“Pendampingan dilakukan secara intensif, meliputi pemantauan kesehatan balita, pemenuhan kebutuhan gizi, serta pemberian edukasi kepada orang tua terkait pola asuh, sanitasi, dan lingkungan tumbuh kembang yang sehat,” kata Siska, Rabu (11/2/2026).

Pemkot Kendari menekankan pentingnya keterlibatan langsung jajaran OPD di lapangan. Setiap perangkat daerah tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga diminta aktif berinteraksi dengan masyarakat, mendengarkan kebutuhan keluarga, dan memastikan program intervensi berjalan tepat sasaran.

Berdasarkan data pendampingan balita stunting periode Januari 2026, tercatat sebanyak 462 balita stunting di Kota Kendari telah mendapatkan pendampingan. Program tersebut melibatkan 73 unsur pendamping yang berasal dari OPD, lembaga pemerintah, dan unsur pimpinan daerah. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat efektivitas penanganan stunting secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pencemaran Lingkungan di Kendari Disorot BPK, Pemkot Siap Benahi

Wali Kota Siska menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada komitmen dan kepedulian seluruh pihak. Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh sehat dan mendapatkan masa depan yang lebih baik.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi Kota Kendari. Karena itu, seluruh OPD dan unsur terkait harus terlibat langsung dalam pendampingan, memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang cukup, pemantauan kesehatan berkelanjutan, serta lingkungan tumbuh kembang yang sehat,” tambahnya.

Program pendampingan balita stunting ini juga diarahkan sebagai langkah pencegahan jangka panjang. Selain pemenuhan gizi, keluarga diberikan edukasi mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui sinergi lintas OPD dan lembaga, Pemkot Kendari optimistis upaya penurunan prevalensi stunting dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi Kendari yang sehat dan berkualitas.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten