Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pekan Glaukoma Sedunia 2026, JEC-Orbita Kendari Edukasi Penyebab Kebutaan Permanen

Pekan Glaukoma Sedunia 2026, JEC-Orbita Kendari Edukasi Penyebab Kebutaan Permanen
Dokter Mata JEC-Orbita Kendari, dr. Dewi Nugrahwati Putri saat memberikan edukasi terkait penyebab kebutaan permanen. Foto: Istimewa.

Kendari – Pekan Glaukoma Sedunia yang berlangsung pada 8 – 14 Maret 2026 diperingati JEC Group dengan mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit glaukoma. Pasalnya, glaukoma merupakan salah satu penyebab utama kebutaan permanen.

Sebagai rangkaian peringatan Pekan Glaukoma Sedunia 2026, JEC Group melalui JEC-Orbita Kendari mengadakan sejumlah kegiatan edukasi serta pemeriksaan mata untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini penyakit glaukoma.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong masyarakat agar lebih rutin memeriksakan kesehatan mata, sehingga berbagai penyakit yang berpotensi menimbulkan gangguan penglihatan dapat terdeteksi lebih awal.

Dokter Mata JEC-Orbita Kendari, dr. Dewi Nugrahwati Putri, menjelaskan glaukoma sering kali tidak disadari penderitanya karena berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas.

“Glaukoma sering disebut sebagai silent thief of sight karena kerusakan saraf optik mata terjadi secara perlahan tanpa gejala yang jelas. Banyak pasien baru datang ketika penglihatannya sudah mulai menyempit,” ujar Dewi melalui keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, pemeriksaan mata secara rutin sangat penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko seperti usia di atas 40 tahun, memiliki catatan atau riwayat keluarga dengan glaukoma, serta penderita penyakit seperti diabetes dan hipertensi.

Ia menambahkan, dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, perkembangan penyakit glaukoma masih dapat dikendalikan sehingga risiko kebutaan dapat ditekan.

“Dengan pemeriksaan mata secara berkala, glaukoma bisa terdeteksi lebih cepat sehingga penanganannya juga dapat dilakukan lebih dini. Ini penting untuk mencegah kerusakan penglihatan yang lebih parah,” tutup Dewi.

Baca Juga:  Wasuemba Happy and Nice Festival di Buton, Ada Lomba Tombak Ikan hingga Destinasi Pantai "Keramat"
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten