Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pemudik Jalur Darat di Sultra Bisa Pantau Cuaca Real Time Lewat Layanan DWT BMKG

Pemudik Jalur Darat di Sultra Bisa Pantau Cuaca Real Time Lewat Layanan DWT BMKG
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Sugeng Widarko. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (13/3/2026).

Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memanfaatkan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) guna memantau kondisi cuaca secara real time di sepanjang rute perjalanan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Sugeng Widarko, mengatakan layanan digital tersebut dirancang untuk membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih aman melalui informasi cuaca yang diperbarui secara berkala.

“Nanti calon pemudik itu bisa memanfaatkan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) BMKG,” kata Sugeng dalam pemaparannya, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, Digital Weather for Traffic merupakan portal informasi yang menyediakan prakiraan kondisi cuaca secara detail di jalur perjalanan darat. Dalam layanan tersebut, pengguna dapat melihat prakiraan cuaca per jam, radar hujan, hingga peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem.

Melalui platform tersebut, pemudik juga dapat menentukan rute perjalanan yang akan dilalui sehingga sistem akan menampilkan informasi cuaca di sepanjang jalur yang dipilih.

“Nanti di sana kita tinggal tentukan arahnya ke mana, tujuan ke mana. Sepanjang rute itu nanti sudah akan ada jarak tempuhnya berapa, prakiraan cuacanya, hingga waktu tempuhnya berapa,” ujarnya.

Sugeng menambahkan informasi tersebut dapat membantu masyarakat mempertimbangkan waktu keberangkatan jika terdapat potensi cuaca buruk di jalur perjalanan.

Menurutnya, pemudik dapat menunda perjalanan atau memilih waktu lain jika di tengah rute terdapat potensi hujan lebat atau cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Resmi Dibuka, Jamda Gerakan Pramuka ke-IX di Kabupaten Muna Diikuti 634 Peserta

“Di situs itu sepanjang rute yang dipilih nanti akan ada prakiraan cuacanya. Bagi pemudik bisa merencanakan perjalanan, misalnya kalau di tengah jalan ada potensi hujan lebat mungkin bisa ditunda atau mencari hari lain untuk berangkat,” pungkas Sugeng.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten