Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Arus Mudik Pelabuhan Kapal Malam Kendari Sepi, KSOP Prediksi Puncak Keramaian 18 Maret 2026

Arus Mudik Pelabuhan Kapal Malam Kendari Sepi, KSOP Prediksi Puncak Keramaian 18 Maret 2026
Salah satu kapal penumpang yang melayani pemudik di Pelabuhan Pangkalan Perahu atau Pelabuhan Kapal Malam Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (15/3/2026).

Kendari – Aktivitas mudik di Pelabuhan Pangkalan Perahu atau Pelabuhan Kapal Malam Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terpantau masih sepi hingga Minggu (15/3/2026). Pergerakan penumpang belum menunjukkan lonjakan signifikan meski periode mudik Lebaran mulai berlangsung.

Berdasarkan pantauan Kendariinfo di pelabuhan tersebut, penumpang yang datang dan berangkat masih relatif sedikit. Kondisi area pelabuhan juga terlihat lengang sehingga mobilitas masyarakat masih sangat leluasa tanpa antrean panjang.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IIA Kendari (KSOP), Capt. Rahman, mengatakan jumlah penumpang di hari itu justru sedikit menurun dibanding dua malam sebelumnya.

“Kalau malam ini kami lihat agak menurun jika dibandingkan dua malam sebelumnya,” kata Rahman saat diwawancarai awak media, Minggu (15/3).

Menurutnya, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, jumlah penumpang biasanya sudah mulai meningkat. Namun, di tahun ini lonjakan tersebut belum terlihat.

“Jadi kalau untuk penumpang itu biasanya hari-hari seperti ini sudah mulai banyak jika kita bandingkan dengan tahun lalu, tapi hingga saat ini belum ya,” ujarnya.

Rahman menjelaskan puncak arus mudik di pelabuhan tersebut masih bergantung pada jadwal libur yang ditetapkan pemerintah daerah. Jika aktivitas perkantoran berakhir pada Selasa (17/3), maka lonjakan pemudik diperkirakan terjadi pada malam Rabu (18/3).

“Jika kantor akan selesai pada Selasa (17/3), maka kami prediksi puncak mudik di pelabuhan ini akan terjadi pada Rabu (18/3) malam,” jelasnya.

Baca Juga:  Kemenag Kendari Musnahkan 192 Pasang Buku Nikah

Untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang, pihak KSOP menyiapkan opsi penambahan perjalanan kapal. Saat ini pelayaran masih berlangsung dua kali dalam sehari, yakni siang dan malam.

“Antisipasi yang akan kami lakukan untuk lonjakan itu kami akan siapkan kapal tambahan. Saat ini hanya ada dua trip, siang dan malam. Tapi kalau misal ada lonjakan kami sudah ada kapal cadangan jadi bisa 3 sampai 4 trip dalam satu hari,” tambahnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten