Ramai soal Lansia di Muna Diduga Ditelantarkan, Keluarga hingga Dinsos Sebut Tidak Benar

Muna – Dugaan penelantaran seorang lanjut usia (lansia) bernama Wa Ito (69) di Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), oleh anak-anaknya ramai diperbincangkan warga setelah beredar di media sosial.
Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh Kendariinfo, anak, menantu, hingga cucu-cucunya diketahui tinggal berdekatan dengannya. Meski demikian, kondisi tersebut disebut tidak serta-merta membuat kehidupannya mendapat perhatian yang layak.
Tudingan itu kemudian dibantah oleh pihak keluarga. Menantunya, Wa Abe, mengatakan bahwa mertuanya selalu diperhatikan setiap hari. Ia mengaku kaget dengan video yang beredar di media sosial.

“Kami sebagai keluarga kaget juga, kenapa sampai dia viral begini. Kalau dibilang kami tidak peduli orang tua, itu tidak benar,” ujarnya di Muna, Kamis (2/4/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muna, La Ode Moammar Khadafy, mengatakan bahwa dugaan penelantaran lansia tersebut hanyalah akibat miskomunikasi antara pihak yang memviralkan informasi dengan keluarga yang bersangkutan.
“Informasi di desa berdasarkan keterangan perangkat desa, dalam hal ini kepala desa, yang bersangkutan memang tinggal sendiri. Namun, di sekitar rumahnya terdapat beberapa anaknya yang pada saat video itu direkam kemungkinan sedang berada di luar rumah. Sehingga ada yang datang mengambil foto dan menyimpulkan bahwa yang bersangkutan ditelantarkan. Padahal sebenarnya tidak demikian,” ujarnya kepada Kendariinfo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/4).
Moammar juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan data. Hasilnya, Wa Ito merupakan salah satu penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia dengan nilai Rp600 ribu per tiga bulan, serta bantuan sembako tunai sebesar Rp600 ribu.

“Kemarin kami dari Dinas Sosial juga sudah turun langsung untuk memastikan kondisi yang bersangkutan. Alhamdulillah, yang bersangkutan aktif sebagai penerima bansos. Artinya, sejak jauh hari kami sudah memperhatikan yang bersangkutan,” pungkasnya.





