Masuk Bareng Napi Korupsi ke Coffee Shop, KSOP Kendari Sebut Anggotanya Tak Sengaja Bertemu

Kendari – Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Kendari, Capt Rahman, buka suara terkait kemunculan salah satu anggotanya bersama narapidana kasus tambang ilegal, Supriadi, di sebuah coffee shop di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Selasa (14/4/2026) siang.
Rahman menuturkan tidak ada skenario pendampingan dalam momen tersebut. Ia mengatakan pertemuan itu tidak disengaja.
“Pertemuan yang bersangkutan itu tidak terencana, mereka habis bertemu di masjid,” ujar Rahman saat dikonfirmasi awak media, Selasa (14/4).
Rahman menjelaskan, pertemuan itu bermula saat anggotanya tengah menjalankan salat di masjid yang sama dengan Supriadi. Seusai salat, keduanya disebut hanya saling menyapa karena sudah saling mengenal.
“Mereka bertemu di masjid setelah salat. Hanya karena saling kenal dan akrab jadi dia ada di situ,” jelasnya.
Sorotan makin menguat setelah keduanya terlihat masuk ke coffee shop yang sama. Rahman menilai keberadaan anggotanya di lokasi itu bukan bagian dari tugas atau pengawalan terhadap napi.
“Itu benar-benar hanya pertemuan yang tidak disengaja. Bukan pengawalan, karena kami bukan aparat hukum. Sudah saya klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan,” katanya.
Ia juga menyebut rumah anggotanya itu berada di sekitar masjid, sehingga bisa bertemu dengan Supriadi di sana.
Rahman menegaskan, tidak ada instruksi maupun agenda resmi dari KSOP terkait keberadaan petugas tersebut bersama Supriadi. Ia menyebut aktivitas itu murni bersifat pribadi di luar tugas kedinasan.
“Kami memastikan tidak ada agenda tertentu,” pungkasnya.
Rutan Kendari Periksa Petugas yang Kawal Napi Korupsi Masuk Coffee Shop





