Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Jalan Rusak Konsel – Lapoa Baru Tersentuh 5 Km, Pemprov Sultra Berupaya Percepat Perbaikan

Jalan Rusak Konsel – Lapoa Baru Tersentuh 5 Km, Pemprov Sultra Berupaya Percepat Perbaikan
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (21/4/2026).

Konawe Selatan – Kerusakan jalan di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung selama bertahun-tahun masih menjadi keluhan utama masyarakat. Salah satu ruas yang paling disorot ialah jalan Batas Konawe Selatan (Konsel) – Lapoa dengan panjang sekitar 26 kilometer.

Hingga saat ini, penanganan baru menyentuh sekitar lima kilometer dari sisi Lapoa. Sementara itu, sebagian besar ruas lainnya masih berada dalam kondisi rusak parah dan memprihatinkan, sehingga menghambat mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra mengakui kondisi tersebut dan menyatakan tengah mencari berbagai cara agar perbaikan bisa dipercepat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran membuat penanganan jalan tidak bisa dilakukan sekaligus, sehingga diperlukan strategi khusus.

“Dalam kondisi yang ada, kami menempuh beragam pendekatan agar persoalan jalan ini bisa diselesaikan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, suara masyarakat menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan. Keluhan warga terkait jalan rusak disebut sebagai bentuk tekanan sekaligus kepercayaan agar pemerintah segera menghadirkan solusi konkret.

Untuk ruas Konsel – Lapoa sendiri, Pemprov Sultra tidak hanya mengandalkan APBD. Perbaikan jalan tersebut diusulkan masuk dalam skema Program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dibiayai melalui APBN di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Rencana awalnya akan dibahas bersama Kementerian PU pada Juni 2026. Di situ akan dipastikan soal persetujuan, bentuk penanganan, waktu pelaksanaan, serta kebutuhan anggarannya,” jelas Andi.

Upaya mempercepat realisasi juga dilakukan lewat komunikasi lintas pemerintah. Pada kegiatan Festival Bokori, Sabtu (25/4), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra bersama Bupati Konsel, Irham Kalenggo, secara khusus membahas kondisi ruas tersebut.

Meski berbagai langkah telah ditempuh, warga di sekitar jalur itu masih menanti bukti nyata di lapangan. Jalan yang rusak bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar.

“Kita berharap usulan ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Secara prinsip, bapak gubernur menjadikan perbaikan infrastruktur sebagai salah satu agenda prioritas. Beliau baru menjabat 14 bulan, kita doakan beliau senantiasa sehat untuk menuntaskan masalah-masalah pembangunan di Sultra,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten