Mulai Sejak Awal Juli, Mensos Akui Penyaluran Bansos Belum Selesai

Nasional – Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menyampaikan penyaluran bantuan sosial (bansos) program dari pemerintah telah dimulai sejak awal Juli lalu.
Bantuan itu baik berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) telah disalurkan pemerintah.
“Perlu kami sampaikan, bahwa untuk PKH, BST, dan BPNT itu sudah mulai disalurkan sejak awal bulan Juli,” ujar Mensos dikutip dari Sekretariat Kabinet, Minggu (18/7/2021).
Namun, Mensos juga mengakui dalam program bansos tersebut terdapat sejumlah kendala sehingga penyalurannya belum selesai.
“Memang masih belum selesai, karena ada yang kemarin sempat ditahan. Ternyata lapor ke saya, ‘saya kok enggak terima’, ternyata pindah dia tanpa memberitahu Pak RT, sehingga kita juga sempat hentikan. Kita harus cek dulu dengan data kita kenapa mereka tidak terima,” jelasnya.
Selain itu, program bantuan berupa Kartu Sembako atau BNPT yang disalurkan oleh pemerintah juga belum mencapai target sasaran sebanyak 18,8 juta keluarga penerima manfaat.
Hal ini disebabkan karena adanya perubahan yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kenapa angkanya masih ada yang bergerak? Karena memang ada proses yang mengganti (sasaran penerima) yang meninggal dan sebagainya, sehingga kami harus mengganti data baru yang kemudian disampaikan ke bank sebagai bank penyalur, terutama PKH dan BPNT, untuk mengubah data tersebut, sehingga kenapa belum tuntas 18,8 juta,” ujar Risma.
Adapun jumlah sasaran PKH adalah 10 juta KPM, Kartu Sembako 18,8 juta KPM, sedangkan BST adalah 10 juta KPM. Pemerintah juga memberikan Bantuan Beras sebesar 10 kilogram untuk penerima BST dan Kartu Sembako.





