Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Warga Baito Protes Jalan Berlumpur saat Diguyur Hujan, Minta Perhatian Pemda Konsel

Warga Baito Protes Jalan Berlumpur saat Diguyur Hujan, Minta Perhatian Pemda Konsel
Kondisi air menggenangi ruas jalan di Desa Matabubu, Kecamatan Baito, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (9/5/2026).

Konawe Selatan – Warga Desa Matabubu, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun beberapa hari terakhir, terhitung sejak Sabtu (9/5/2026). Kondisi yang dinilai menghambat aktivitas itu bahkan hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Salah seorang warga Desa Matabubu, Agus, bahkan mengunggah kondisi jalan tersebut ke media sosial. Ia mengatakan, video itu sengaja diunggah sebagai bentuk keresahan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka yang dibiarkan rusak dalam jangka waktu lama tanpa ada perbaikan.

“Jadi itu bentuk keresahan masyarakat makanya saya upload video itu. Jalan ini tidak mau diperbaiki. Warga kesulitan apalagi musim hujan,” kata Agus saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (11/5).

Agus menjelaskan, saat musim hujan kondisi jalan semakin parah karena berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan sulit dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Warga yang hendak bekerja, mengantar anak sekolah, hingga membawa hasil kebun harus berjibaku melewati jalan tersebut.

Menurutnya, masyarakat sebenarnya sudah beberapa kali berupaya melakukan perbaikan secara swadaya. Ia bersama pemuda desa sempat menimbun jalan menggunakan material seadanya saat musim kemarau agar kendaraan bisa melintas.

Namun upaya tersebut tidak bertahan lama karena kondisi jalan kembali rusak ketika hujan turun. Warga pun merasa kesulitan jika harus terus memperbaiki jalan tanpa dukungan pemerintah daerah.

“Waktu musim kemarau saya beserta anak muda di sekitar sudah mencoba untuk menimbun, tapi kalau musim hujan datang dia tetap tidak bertahan, kembali lagi berkubangan,” ujarnya.

Agus mengatakan kerusakan jalan itu bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memengaruhi akses ekonomi masyarakat desa. Ia menyebut warga berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel agar jalan tersebut segera diperbaiki secara permanen.

“Ada keprihatinan kami terkait kondisi seperti ini. Kami ingin menyampaikan bahwa Desa Matabubu masih bagian dari Konawe Selatan,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan meninjau kondisi jalan di Desa Matabubu. Mereka khawatir apabila kerusakan terus dibiarkan, akses masyarakat akan semakin sulit terutama saat intensitas hujan tinggi melanda wilayah Kecamatan Baito.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten