Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Hilang 5 Hari, Petani Konawe Ditemukan Meninggal di Area Rawa

Hilang 5 Hari, Petani Konawe Ditemukan Meninggal di Area Rawa
Polsek Bondoala saat mengevakuasi seorang petani bernama Suparman (65) di area rawa dekat pohon sagu di belakang rumahnya, Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa. (7/6/2026).

Konawe – Setelah dikabarkan hilang sejak Rabu (3/6/2026), seorang petani bernama Suparman (65), warga Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area rawa dekat pohon sagu di belakang rumahnya, Minggu (7/6).

Korban sebelumnya diketahui pergi mencari daun sagu yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan atap rumah. Namun, hingga beberapa hari kemudian, Suparman tak kunjung kembali ke rumah sehingga pihak keluarga bersama kerabat melakukan pencarian secara mandiri di sejumlah lokasi yang biasa didatangi korban.

Pencarian tersebut membuahkan hasil pada Minggu sekitar pukul 14.30 Wita. Salah seorang anggota keluarga yang menyisir area pohon sagu menemukan korban dalam posisi terlentang di kawasan rawa dan sudah tidak bernyawa.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bondoala yang dipimpin Kapolsek Bondoala, Iptu Immanuel Johans Brata Napiun segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area penemuan jenazah, serta membantu proses evakuasi korban.

“Kami kemudian berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kapoiala guna melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Iptu Immanuel, Senin (8/6).

Selain melakukan olah TKP, polisi juga memeriksa sejumlah saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, serta mengamankan barang-barang yang ditemukan di sekitar tempat korban ditemukan. Pihak keluarga juga menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.

Setelah seluruh proses penanganan selesai dilakukan dan atas kesepakatan keluarga, jenazah Suparman dimakamkan di halaman depan rumah duka pada sore hari. Selama proses penanganan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut tetap aman, tertib, dan kondusif.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten