Kebakaran Swalayan di Kendari, Diduga Dipicu Kebocoran Tabung Gas Portabel

Kendari – Swalayan Surya di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar diduga akibat kebocoran tumpukan tabung gas portabel, Kamis (27/8/2026) malam.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 19.36 Wita.
“Laporan kami terima sekitar pukul 19.36 Wita. Tim kemudian berangkat satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pukul 19.41 Wita,” kata Martoyo, Jumat (28/8).
Ia menjelaskan, Damkarmat Kota Kendari mengerahkan dua unit armada pemadam dan satu unit rescue untuk menangani kebakaran tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada bagian ruko yang terdampak, terutama di sekitar tangga. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Berdasarkan keterangan dua karyawan Swalayan Surya, Nita dan Mita, api pertama kali terlihat di sekitar bagian bawah tangga. Saat itu terdapat tumpukan tabung gas portabel yang diduga mengalami kebocoran.
“Diduga kebakaran terjadi akibat kebocoran tumpukan tabung gas portabel yang kemudian menimbulkan percikan listrik sehingga memicu api,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang di dalam ruko hangus terbakar. Bagian dalam bangunan juga mengalami kerusakan ringan.
“Kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta,” ungkap Martoyo.
Petugas Damkarmat kemudian memastikan kondisi di dalam dan sekitar ruko dalam keadaan aman. Penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 20.00 Wita.
Martoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan gas di rumah maupun tempat usaha.





