Siswa SMKN 2 Muna Dilempar Batu saat Pulang Sekolah, Tangan Luka

Muna – Remaja berinisial IR (16), siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Muna, di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi korban pelemparan batu bata saat pulang dari sekolah, Kamis (3/9/2026), sekira pukul 13.30 Wita. IR mengalami luka di bagian tangan dan dilarikan ke rumah sakit akibat terkena batu.
Teman korban, berinisial FK menjelaskan pelemparan bermula saat ia bersama IR dan RK berboncengan tiga menggunakan sepeda motor dalam perjalanan pulang ke rumah. Ketika melintas di Jalan Tengiri, Kecamatan Batalaiworu, ketiganya berpapasan dengan sepeda motor Yamaha Fino berwarna putih berboncengan dua.
“Dua orang tersebut mengenakan seragam sekolah SMAN 1 Raha. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Fino berwarna putih,” jelas FK kepada Kendariinfo, Jumat (4/9).
Saat kedua sepeda motor saling mendekat, salah satu dari dua orang itu, tiba-tiba melempar batu bata. Batu tersebut mengenai tangan IR hingga menyebabkan luka.
“Tangan IR mengeluarkan banyak darah setelah terkena batu bata,” ujarnya.
Melihat IR merintih kesakitan dengan kondisi tangan mengeluarkan banyak darah, FK bersama RK kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. L. M. Baharuddin, M.Kes., Muna untuk mendapatkan perawatan medis.
“Setelah kejadian, kami bawa IR ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis,” ucapnya.
Kapolsek Katobu, Ahmad Ashar, mengatakan telah menerima laporan terkait pelemparan siswa SMKN 2 Muna. Saat ini laporan telah ditangani secara prosedural. Namun, mengenai penanganan kasus tersebut, Ashar enggan membeberkan lebih jauh.
“Laporan telah disampaikan ke pihak kepolisian dan telah dilakukan penanganan secara prosedural,” singkat Ashar kepada Kendariinfo, Jumat (4/9).





