Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Salah Gunakan QR Code BBM Subsidi, 2.355 Nopol Kendaraan di Sultra Diblokir Pertamina

Salah Gunakan QR Code BBM Subsidi, 2.355 Nopol Kendaraan di Sultra Diblokir Pertamina
Ilustrasi petugas Pertamina melayani transaksi BBM menggunakan QR Code di salah satu SPBU. Foto: Pertamina.

Kendari – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memblokir 2.355 nomor polisi (nopol) kendaraan di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang teridentifikasi terkait penyalahgunaan QR Code dalam transaksi BBM subsidi.

Pemblokiran tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan penyaluran BBM subsidi agar produk bersubsidi diterima masyarakat yang berhak.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM subsidi.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM Subsidi. Apabila ditemukan QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dan tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran,” ujar Okky dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).

Secara keseluruhan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah memblokir 11.093 nopol kendaraan hingga September 2026.

Pemblokiran tersebut tersebar di empat wilayah kerja. Sulawesi Selatan dan Barat sebanyak 6.023 nopol, Sulawesi Tengah 2.189 nopol, Sultra 2.355 nopol, serta Sulawesi Utara dan Gorontalo sebanyak 526 nopol.

Okky menjelaskan pengawasan dilakukan untuk memastikan penggunaan QR Code sesuai dengan kendaraan dan peruntukannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menggunakan QR Code milik pihak lain, karena setiap penggunaan QR Code oleh orang lainnya dapat terindikasi sebagai pengisian berulang yang tidak sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap penyaluran BBM subsidi di seluruh wilayah Sulawesi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan BBM subsidi dapat dinikmati masyarakat yang berhak serta mendukung penyaluran yang tertib dan sesuai ketentuan.

Masyarakat yang mengalami kendala pada QR Code atau layanan Pertamina lainnya dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten