Kebakaran Lahan di Tondasi, Mubar, Api Merembet hingga ke Kebun Sawit Warga

Muna Barat – Kebakaran menghanguskan lahan di Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (30/9/2026), sekira pukul 11.00 Wita. Akibat peristiwa itu, api merembet hingga membakar kebun sawit dan pisang milik warga.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tondasi dari Koramil 1416-02/Tiworo Kepulauan (Tikep), Serda Suhardi, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Mubar. Saat melihat api, sejumlah siswa lalu meneriakkan kebakaran.
“Teriakkan itu didengar oleh guru bernama Anshar. Anshar kemudian meminta tolong ke aparat pemerintah desa setempat agar menghubungi pemadam. Lahan yang terbakar berdekatan dengan gedung sekolah,” kata Suhardi kepada Kendariinfo, Rabu (30/9).

Melihat api menjalar ke arah sekolah, sejumlah siswa, guru dan warga, berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya seraya membuat sekat dengan membersihkan rumput.
Kondisi cuaca terik disertai angin kencang membuat api membakar rerumputan pada lahan kosong hingga merembet ke perkebunan sawit dan pisang milik warga. Pemilik kebun bahkan menyewa kendaraan roda dua viar penjual air untuk memadamkan api.
“Lahan yang terbakar sekitar 10 hektare termasuk kebun sawit dan tanaman pisang milik warga,” ujarnya.
Api lalu merembet serta membakar gedung terbengkalai Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Tondasi. Pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 12.15 Wita, dan langsung memadamkan api.

“Petugas melakukan pengisian air untuk menjinakan api sebanyak dua kali,” ucapnya.
Usai dilakukan penyemprotan kedua kalinya, Suhardi menyebut petugas lalu meninggalkan gedung meski masih terdapat sisa-sisa api. Mereka menyampaikan bahwa terdapat kebakaran di lokasi lain. Sebelum pergi, petugas meminta siswa SMKN 2 Mubar yang menempati asrama agar mengawasi bangunan serta meminta dihubungi jika api kembali membesar.
“Petugas meminta siswa agar menghubungi secepatnya, jika api kembali membesar. Saya tidak tahu persis di wilayah mana terjadinya kebakaran,” bebernya.
Sisa-sisa api itu kemudian membesar lagi dan membakar bangunan BLK pada pukul 18.00 Wita. Pemadam pun kembali datang untuk menjinakkan kebakaran. Namun, setibanya di lokasi, api telah melululantahkan gedung hingga rata dengan tanah.
“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkasnya.





