Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Bocah SD Konut Diduga Ditusuk Berkali-kali Pakai Gunting, Pelaku Masih di Bawah Umur

Bocah SD Konut Diduga Ditusuk Berkali-kali Pakai Gunting, Pelaku Masih di Bawah Umur
Bocah berinisial F yang diduga dianiaya menggunakan gunting di Kabupaten Konawe Utara (Konut). Foto: Istimewa.

Konawe Utara – Seorang bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) berinisial F diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan gunting di kawasan Pasar Rakyat Molawe, Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026). malam. Korban disebut mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh setelah diduga diserang seorang remaja berinisial IR.

Orang tua sambung korban, Erna (46), mengatakan kejadian bermula saat F sedang duduk di teras rumah. Saat itu, IR yang merupakan tetangga korban datang dan mengajaknya keluar.

Suasana kawasan Pasar Rakyat Molawe, Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), lokasi penganiayaan terhadap bocah berinisial F.
Suasana kawasan Pasar Rakyat Molawe, Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), lokasi penganiayaan terhadap bocah berinisial F. Foto: Istimewa.

F kemudian bersedia mengikuti ajakan tersebut karena IR disebut menjanjikan akan membuatkan akun game untuk korban.

“Korban didatangi pelaku dan diajak keluar. Korban mau lantaran pelaku menjanjikan akan dibuatkan akun game,” kata Erna saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10).

Erna menuturkan, F mengikuti IR menuju kawasan Pasar Molawe selepas salat isya, sekitar pukul 20.00 Wita. Namun, ajakan tersebut justru berujung penganiayaan. F diduga ditusuk menggunakan gunting hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

Menurut Erna, luka tersebut ditemukan di bagian kepala, leher, punggung, tangan, lengan, kaki, hingga sekitar telinga. Ia menyebut hasil pemeriksaan medis menunjukkan terdapat 48 luka tusuk pada tubuh korban.

“Yang parah itu tusukan di belakang leher, bagian telinga, dan kepala,” ungkap Erna.

Setelah kejadian, F langsung dilarikan ke Puskesmas Molawe untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban kemudian dirujuk ke BLUD Rumah Sakit (RS) Kabupaten Konut untuk penanganan lebih lanjut.

Ia menyebut F mengalami trauma setelah kejadian tersebut. Erna juga menduga penganiayaan itu berkaitan dengan persoalan utang.

IR diketahui merupakan tetangga korban dan tinggal di lorong yang sama. Menurutnya, IR masih berstatus sebagai pelajar kelas 2 sekolah menengah Kejuruan (SMK).

Sementara itu, Kapolsek Lasolo, Ipda Bangkit Prasetyo mengatakan kasus tersebut langsung ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Konut karena korban maupun terduga pelaku masih di bawah umur.

“Karena anak di bawah umur semua, pada saat hari kejadian langsung ditangani oleh Unit PPA Polres Konawe Utara. Kami hanya melakukan TPTKP (tindakan pertama di tempat kejadian perkara), untuk tersangka langsung dibawa ke Polres Konut malam itu juga,” jelas Bangkit.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten