Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Polisi Ingatkan Bahaya Hoaks di Gereja GEPSULTRA Jemaat Musafir Langgikima, Konut

Polisi Ingatkan Bahaya Hoaks di Gereja GEPSULTRA Jemaat Musafir Langgikima, Konut
Kapolsubsektor Langgikima Ipda German Sero Saputra Rante bersama personel kepolisian dan pengurus Gereja GEPSULTRA Jemaat Musafir Langgikima usai pelaksanaan ibadah Minggu Kasih di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Foto: Istimewa. (25/10/2026).

Konawe Utara – Polsubsektor Langgikima di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengingatkan masyarakat tentang dampak penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan hingga perpecahan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolsubsektor Langgikima, Ipda German Sero Saputra Rante, saat kegiatan Minggu Kasih di Gereja GEPSULTRA Jemaat Musafir Langgikima, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konut, Minggu (25/10/2026).

German mengatakan, hoaks tidak hanya berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dapat menimbulkan kerugian di bidang ekonomi.

“Penyebaran hoaks dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan, bahkan memicu konflik serta perpecahan di tengah masyarakat. Di bidang ekonomi, hoaks juga berpotensi menyebabkan kerugian finansial dan hilangnya kepercayaan publik,” ujarnya.

Untuk mencegah dampak tersebut, German mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Ia meminta masyarakat memeriksa fakta dan sumber informasi, mewaspadai judul provokatif, serta memastikan keaslian foto maupun video sebelum mempercayai atau membagikannya.

“Masyarakat harus membiasakan diri untuk menyaring informasi sebelum membagikannya. Jika menemukan konten yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, segera laporkan kepada pihak terkait,” jelasnya.

Kegiatan Minggu Kasih tersebut dilaksanakan Polres Konut melalui Polsek Wiwirano. German bersama tiga personel turut melakukan pelayanan, pengamanan, dan pemantauan pelaksanaan ibadah di gereja tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan kerukunan antarumat beragama.

Perwakilan pengurus gereja dan jemaat, Pdt. Salmon, M. Teol., mengapresiasi kehadiran personel kepolisian yang memberikan pengamanan selama ibadah berlangsung.

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin guna menjaga kerukunan antarumat beragama di Kecamatan Langgikima.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten