Trauma Pernah Kemalingan Diduga Jadi Penyebab Pria di Konawe Masuk Lapangan Bola Bawa Parang

Konawe – Seorang pria berinisial S yang masuk ke tengah lapangan sepak bola sambil membawa parang di Lapangan Haribau, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga dipicu trauma setelah rumahnya pernah kemalingan, Rabu (21/10/2026).
Kapolsek Sampara, Iptu Heryanto, mengatakan S diduga mengalami trauma setelah rumahnya pernah mengalami pencurian hingga menyebabkan uangnya hilang. Pengalaman tersebut diduga membuat S curiga ketika melihat orang masuk ke pekarangan rumahnya.
“Mungkin karena diduga trauma pernah kecurian di rumahnya, ia keluar mengejar orang yang masuk ke dalam pekarangannya,” kata Heryanto kepada Kendariinfo, Kamis (22/10).
Ia menjelaskan, saat pertandingan sepak bola berlangsung, bola beberapa kali masuk ke pekarangan rumah S. Kondisi tersebut membuat sejumlah orang sesekali masuk ke area rumah untuk mengambil bola.
S diduga terkejut ketika kembali melihat orang masuk ke pekarangannya. Ia kemudian keluar rumah untuk mencari orang yang dicurigainya sebagai pencuri dengan membawa parang.
S diketahui tinggal di sekitar Lapangan Haribau dan sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di sejumlah ruas jalan.
Selain itu, informasi mengenai dugaan adanya orang yang mencabut pagar rumah S juga beredar dari keterangan penonton dan warga di sekitar lokasi. Namun, informasi tersebut belum dipastikan sebagai pemicu aksi S.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/10) sekitar pukul 16.00 Wita saat pertandingan sepak bola sedang berlangsung. Aksi S yang masuk ke tengah lapangan tanpa mengenakan baju sambil membawa parang sempat membuat penonton panik dan berhamburan meninggalkan area lapangan.
Pria Bawa Parang Masuk Lapangan Bola di Kabupaten Konawe, Penonton Panik





