Guru SD di Kolut Terjatuh ke Jurang saat Hendak Mengajar, Motor Tak Kuat Menanjak

Kolaka Utara – Seorang guru SD Negeri 11 Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami kecelakaan tunggal saat hendak berangkat mengajar, Kamis (5/11/2026) pagi. Sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba mundur saat melewati tanjakan hingga membuatnya terjatuh ke dalam jurang.
Guru bernama Mustari tersebut mengalami kecelakaan di jalur menuju sekolahnya yang berada di wilayah Desa Baru Ganda, Kecamatan Lasusua.
Rekan korban yang juga merupakan guru di sekolah tersebut, Hasnidar (41), mengatakan peristiwa itu terjadi saat mereka melintasi jalur pendakian yang cukup ekstrem.
Saat berada di tanjakan, sepeda motor yang dikendarai Mustari diduga tidak mampu melewati medan jalan. Kendaraan tersebut kemudian tiba-tiba bergerak mundur.
Hasnidar mengaku refleks melompat dari sepeda motor yang ditumpanginya. Sementara itu, Mustari berusaha mempertahankan keseimbangan kendaraannya. Namun, saat hendak menurunkan kaki untuk berpijak, korban justru terjatuh ke jurang yang berada di belakangnya.
“Pas mau naik di pendakian, motor tidak bisa menanjak dan tiba-tiba motor mundur. Saya refleks melompat, sementara Mustari berusaha mengimbangi motor. Saat ingin menginjakkan kaki ke tanah, ternyata di belakang itu jurang,” kata Hasnidar saat dikonfirmasi awak media.
Menurut Hasnidar, kondisi akses jalan menuju sekolah mereka sangat memprihatinkan. Jalur tersebut hanya berupa jalan setapak yang berada di sisi jurang dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Kondisi itu membuat para guru harus ekstra hati-hati setiap kali melintasi jalan tersebut untuk menjalankan tugas mengajar.
Bahkan, kecelakaan di jalur itu disebut bukan kali pertama terjadi. Namun, insiden yang dialami Mustari menjadi kejadian paling parah karena korban sampai terjatuh ke jurang.
“Kalau musim hujan lebih berbahaya. Kecelakaan seperti ini sudah sering terjadi, tetapi baru kali ini sampai jatuh ke jurang,” ungkapnya.
Selain menghadapi medan jalan yang berbahaya, para guru juga harus bersusah payah membawa perlengkapan sekolah. Mereka terpaksa berjalan kaki sambil memikul barang karena kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau lokasi sekolah.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Mustari dilaporkan selamat meski mengalami kecelakaan saat melintasi jalur ekstrem menuju sekolah tempatnya mengajar.





