Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Kepala SMKN 1 Kendari Angkat Bicara, Ternyata Ini Penyebab Tawuran dengan SMKN 2

Kepala SMKN 1 Kendari Angkat Bicara, Ternyata Ini Penyebab Tawuran dengan SMKN 2
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kendari, Ali Koua. Foto: Wira Muhammad Rafli/Kendariinfo. (16/12/2021).

Kendari – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kendari, Ali Koua memberikan tanggapannya terkait tawuran yang melibatkan siswanya melawan siswa SMKN 2 Kendari, Selasa (14/12/2021) lalu.

Ali menjelaskan tawuran ini diawali oleh konflik internal dua orang siswanya yang berasal dari jurusan pemasaran dan jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ).

“Menurut laporan Kapolsek Baruga, itu sebenarnya berawal dari ada masalah internal di sini, jadi antara jurusan pemasaran dan jurusan TKJ itu berkelahi, terus siswa TKJ ini ada saudaranya di SMKN 2, jadi dia melapor di SMKN 2,” kata Ali kepada Kendariinfo, Kamis (16/12).

Tawuran antara SMKN 1 Kendari melawan SMKN 2 Kendari. Foto: Istimewa.
Tawuran antara SMKN 1 Kendari melawan SMKN 2 Kendari. Foto: Istimewa.

Setelah siswanya melapor kepada kakaknya yang dari SMKN 2 Kendari tersebut, para siswa SMKN 2 Kendari datang ke SMKN 1 Kendari.

Dia mengaku kaget karena saat itu setelah memberikan apel pagi mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sekolahnya, saat siswanya keluar, situasi sudah kacau karena siswa SMKN 2 Kendari sudah menunggu di luar.

“Jadi kakaknya yang ada di SMKN 2 itu lah, dia memanggil teman-temannya untuk datang ke sini. Jadi dia ingin mungkin membalaskan adiknya itu melawan lawan berkelahinya di sini,” jelasnya.

Untungnya saat itu, ada kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diadakan Polres Kendari sehingga banyak anggota polisi yang berada di SMKN 1 Kendari dan langsung bergerak cepat melerai keributan tersebut.

Setelah itu, pihak sekolah langsung mengambil langkah untuk meliburkan siswa hingga hari Senin nanti. Hingga saat ini, Ali menyatakan kasus tawuran tersebut sudah selesai.

Baca Juga:  Polres Konawe dan Dinas Perhubungan Gelar Operasi Ketupat Anoa 2023

Kedua orang siswa yang terlibat perkelahian sudah dipanggil beserta orang tuanya untuk diberi arahan dan pembinaan lebih lanjut.

“Jadi kita proses penyelesaian secara internal, kita panggil secara kekeluargaan, kami tidak pernah memutuskan untuk langsung dikeluarkan, kecuali memang kesalahannya sudah melampaui batas atau sudah diproses secara hukum, baru kita mengambil tindakan,” pungkasnya.

Polisi Dalami Penyebab Tawuran Pelajar SMKN 1 dan SMKN 2 Kendari

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten