Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Pesan HP Via Online, Gadis di Kendari Dapat Box Kosong dari Jasa Pengiriman

Pesan HP Via Online, Gadis di Kendari Dapat Box Kosong dari Jasa Pengiriman
Box kosong yang diterima Vivin usai memesan HP via online. Foto: Istimewa. (13/6/2022).

Kendari – Gadis bernama Vivin, warga Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga menjadi korban penipuan. Pasalnya, dia mendapat box kosong dari jasa pengiriman Si Cepat Anduonohu usai memesan handphone (HP) via online di Shopee.

Kepada Kendariinfo, Vivin mengaku memesan HP tersebut via Shopee dengan harga Rp3,5 jutaan lebih pada Senin (6/6/2022) dan tiba di jasa pengiriman itu pada Minggu (12/6/2022).

“Saya ditelepon sama kurirnya kemarin (Senin, 13/6), katanya pesanan ku sudah tiba. Dia mau bawakan di rumah tapi karena posisinya saya lagi dekat dengan kantornya mereka, saya kasih tahu itu kurirnya supaya dia simpan saja di kantornya, nanti saya yang pergi ambil,” bebernya.

Vivin saat membuka dos usai memesan HP via online.
Vivin saat membuka dos usai memesan HP via online. Foto: Istimewa.

Setelah itu, Vivin mengambil pesanan HP di kantor tersebut atau tepatnya di Jalan Jend. AH. Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Dia dilayani oleh seorang karyawan.

Ketika karyawan tersebut memberikan box pesanan HP, Vivin merasa ganjal karena box tersebut ringan. Tetapi dia tak menghiraukannya karena setiap berbelanja online barangnya sampai sesuai yang diharapkan.

“Tiba di rumah saya buka, saya video memang. Ternyata isinya hanya dos saja dan tidak ada HP yang dipesan di dalam box tersebut padahal saya sudah bayar,” tambahnya.

Melihat pesanannya tidak sesuai, dia merasa ditipu dan mengajukan komplain ke jasa pengiriman itu.

Baca Juga:  Owner Arisan Online di Kendari Dipolisikan atas Dugaan Kasus Penipuan

Sementara itu, CS Si Cepat Anduonohu, Titi dalam sambungan telepon mengatakan, pihaknya telah menerima komplain dari pelanggannya itu.

Namun, saat ini dia sedang melakukan pengechekan dan mencaritahu letak kesalahan pengiriman barang tersebut.

“Mohon maaf kak sebelumnya, saat ini masih proses pencarian kesalahannya di mana,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten