Cerita Pria Konawe Nikahi Bule Belanda, Berawal dari Sering Bertemu Ketika Ibadah

Konawe – Pernikahan pria asal Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Asrullah mencuri perhatian publik. Pasalnya, ia berhasil mempersunting wanita yang berbeda negara bahkan benua dengan dirinya. Kepada Kendariinfo, Asrullah menceritakan awal pertemuan dengan istrinya ketika mereka bertemu di sebuah tempat yang sering dijadikan tempat ibadah, saat dia menempuh pendidikan doktor.
Istrinya, Betul Turkan Merve Uyar adalah wanita asal Belanda berdarah Turki. Mereka sama-sama sedang mengenyam pendidikan Strata 3 (S3) di Wageningen University. Asrul menginjakkan kaki di Belanda pada bulan Maret 2019, ia untuk pertama kali bertemu sang istri pada Mei 2019.
“Jadi aku ketemunya itu waktu di kampus, kebetulan ketemu istri saya pertama kalinya di musala. Tapi, kalau di sana kan nda ada tempat musala sih sebenarnya, jadi tempat istirahat. Sering ketemunya pas mau ibadah,” ujarnya kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon, Minggu (17/7/2022).

Meski sering bertemu, Asrul mengaku tak pernah disapa oleh Betul, hal tersebut kata Asrul sesuai dengan kebiasaan orang Belanda yang tak menyapa orang yang tidak dikenal. Sampai akhirnya, ada tugas penelitian dari kampus yang kembali mempertemukan mereka.
“Ketemu di sana tapi nda pernah disapa karena orang Belanda gak bisa saling sapa sama yang belum dikenal kan. Jadi sempat dilihat saja gitu. Ternyata tiba-tiba setelah beberapa bulan kemudian si cewek ini ternyata datang ke ruangan mengetok pintu dan mau diskusi tentang tugas,” lanjut Asrul mengenang pertemuan keduanya.
Berawal dari situ, keduanya semakin dekat hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi hubungan pada Mei 2020, tepat setahun setelah mereka pertama kali bertemu. Tak menunggu lama, keduanya kembali meresmikan hubungan ke jenjang pertunangan pada Desember 2020.
“Tunangannya itu 3 Desember 2020, tapi via Zoom karena orang tua tidak bisa ke sana kan. Jadi saya sendiri ke rumah orang tuanya minta anaknya untuk jadi calon istri saya,” tuturnya.
Asrul juga mengungkapkan alasannya memilih sang istri yaitu karena merasa telah mempunyai tujuan yang sama, selain itu ia juga seagama dengan Betul.
“Kesan pertamanya karena dia pintar, soleha, sefrekuensi, dan karena seagama juga karena agak susah juga mencari calon istri yang sama, itu alasan yang paling penting untuk melanjutkan kejenjang lebih serius,” ungkapnya.
Setelah bertunangan, pernikahan keduanya yang seyogianya dilaksanakan pada November 2021 terpaksa tertunda karena Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia, hingga mengakibatkan tak bisa mengadakan acara untuk pernikahan. Kendati tertunda lama, Asrul mengaku tak ada masalah dengan hal itu, karena ia tetap berkomunikasi baik dengan sang kekasih.
“Kalau hambatan sih gak ada, karena sekolah juga di tempat yang sama dan kenalnya juga udah sefrekuensi, secara komunikasi itu gak ada. Kalau paling besar itu masalahnya selama pandemi sih, karena planning untuk nikah itu sudah jauh-jauh hari,” ujar pria berumur 31 tahun ini.
Asrul dan Betul akhirnya meresmikan pernikahan mereka di Claro Hotel Kendari, Sabtu (16/7/2022) kemarin. Pernikahan beda negara tersebut turut dihadiri ayah Betul, Mehmet Turkan Uyar juga adiknya, Muhammad Hussein Uyar.
Pada pengucapan ijab kabul, Mehmet sendiri yang menikahkan putrinya dengan Asrul. Saat mengucapkan kalimat ijab kabul, Mehmet terlihat membaca tulisan berbahasa Indonesia di sebuah kertas yang telah disiapkan. Meski terbata-bata, kalimat itu pun selesai dibacakan Mehmet.





