BKSDA Pasang Jerat untuk Tangkap Buaya yang Muncul di Wamponiki, Muna

Muna – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) memasang jerat untuk menangkap buaya yang sering muncul di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna. Jerat dipasang pada daerah-daerah yang menjadi lokasi kemunculan buaya tersebut, Kamis (1/9/2022).
“Menggunakan umpan seperti pancing begitu. Pemasangan umpan dilakukan di lokasi yang diperkirakan menjadi daerah kemunculan buaya,” kata Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sultra, Prihanto, kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon, Kamis (1/9).
Prihanto mengungkapkan, ada empat jerat yang dipasang dengan menggunakan umpan itik hidup. Dia menyebut, alasan pemasangan jerat karena buaya susah untuk ditangkap secara langsung.

“Ada empat lokasi yang kita pasang. Kesulitan kita tangkap, ya kita lakukan upaya itu kita pasangkan umpan. Kalau nanti dia datang dan makan umpan memudahkan kita melakukan evakuasi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pemasangan jerat berdasarkan laporan warga yang merasa resah dengan kemunculan buaya. Dia menyebut, warga yang melapor adalah mereka yang tinggal di sekitar rawa kemunculan buaya tersebut. Jika terkena jerat, buaya akan dievakuasi dan selanjutnya dikirim ke penangkaran di Kota Kendari.
“Kalau nanti dia datang dan makan umpan memudahkan kita mengevakuasi. Jika sudah tertangkap, kita akan lakukan evakuasi dan kita bawa ke Kendari di lokasi penangkaran. Intinya buaya itu harus dijauhkan dengan pemukiman warga, karena membahayakan,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya belum melakukan inventarisasi secara menyeluruh untuk memastikan jumlah buaya yang ada dalam rawa di Kelurahan Wamponiki. Namun berdasarkan laporan warga, ada satu buaya yang sering menampakan diri, bahkan melintas di jalan raya.
“Kami belum melakukan inventarisasi menyeluruh, tapi yang sering muncul ini satu ekor saja. Satu ekor itu yang muncul di tengah jalan itu,” pungkasnya.
Viral Warga Muna Temukan Buaya Sedang Melintas di Jalan Raya Wamponiki, Dekat SPBU Bypass





