Anak Yatim di Kendari Disiksa: Tangan Dirantai, Mulut Dilakban Lalu Dikunci Dalam Kios

Kendari – Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini yang menjadi korban adalah seorang anak yatim yang tinggal di sekitar Pasar Baruga.
Anak tersebut mengalami perlakuan tidak mengenakan oleh tantenya sendiri. Kaki dan tangannya dirantai, mulutnya dilakban, lalu dikunci dalam kios.
Kejadian tersebut pertama kali diunggah akun Facebook Basryanto Fernando dan sudah dibagikan lebih dari 2 ribu kali.
“Insiden kekerasan terhadap anak yatim piatu di Pasar Baruga dekat pembongkaran. Korban teriak minta tolong, dikuncikan dari dalam gudang, dirantai dan dilakban mulutnya,” mengutip akun Facebook Basryanto Fernando.
Pada video yang diterima jurnalis kendariinfo.com, terlihat anak tersebut menangis saat dibawa keluar oleh warga dari dalam kios dengan kaki dan tangan dirantai.
Tak lama berselang, datang seorang ibu membawa kunci rantai yang diikatkan kepada anak yatim tersebut.
“Kita pergi di terminal, dicari tidak ada. Siang malam main-main terus,” kata ibu dalam video tersebut.
Saat ini, pelaku telah periksa oleh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.





