Aksi Kekerasan Remaja di Muna Terekam Kamera, Korban Dipukul hingga Ditendang
Muna – Aksi kekerasan yang melibatkan sejumlah remaja di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, dua remaja menjadi korban.
Video berdurasi sekitar 1 menit itu memperlihatkan aksi kekerasan yang terjadi di sebuah rumah di Desa Banggai, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Kejadian tersebut disebut berlangsung pada Minggu (13/9/2026).
Dalam rekaman video, aksi kekerasan bermula ketika salah satu korban sedang duduk di dekat jendela. Seorang remaja yang mengenakan baju hitam dan celana merah kemudian menghampiri lalu memukul bagian kepala korban.
Korban terlihat hanya diam dan tidak melakukan perlawanan. Seorang remaja lainnya kemudian berusaha melerai dengan menahan pelaku agar tidak melanjutkan aksinya.
Namun, setelah dilerai, pelaku kemudian mendatangi korban lainnya yang sedang berbaring di dalam kamar. Pelaku lalu menendang korban tersebut.
Pelaku juga terdengar menantang korban untuk berkelahi. “Sini mi kita baku pukul,” kata pelaku dalam rekaman video tersebut.
Meski mendapat tantangan, korban yang sedang berbaring tidak merespons dan memilih tetap diam.
Pemilik akun media sosial yang pertama kali mengunggah video tersebut, Waode Yasrin, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Desa Banggai.
Yasrin juga mengungkapkan salah satu korban dalam video tersebut merupakan adiknya. Adiknya merupakan korban yang terlihat ditendang oleh pelaku.
“Adik saya juga jadi korban, dia yang ditendang,” katanya.
Yasrin mengaku belum mengetahui alasan yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut. Saat hendak dikonfirmasi lebih lanjut, adiknya disebut tidak memberikan penjelasan dan memilih mematikan telepon selulernya.
“Kejadiannya kemarin dulu,” ujar Yasrin saat dikonfirmasi, Selasa (15/9).
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti motif perselisihan yang berujung pada aksi kekerasan tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak yang terlibat maupun aparat kepolisian terkait kejadian itu.
