Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Aksi Pencuri HP di Puskesmas Tampo Muna Gagal Total, Ponsel Curian Bunyi dari Balik Celana

Aksi Pencuri HP di Puskesmas Tampo Muna Gagal Total, Ponsel Curian Bunyi dari Balik Celana
Warga saat memeriksa celana seorang pria berinisial SR (35) yang diduga mengambil handphone pasien inisial ID (39) yang datang berobat ke Puskesmas Tampo, Kabupaten Muna. Foto: Istimewa. (2/6/2026).

Muna – Aksi pencurian ponsel di lingkungan Puskesmas Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), viral di media sosial. Pelaku yang sempat berupaya mengelak akhirnya tertangkap setelah ponsel milik korban berdering dari balik celananya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6/2026). Rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan suasana panik saat korban menyadari ponselnya hilang ketika berada di area puskesmas.

Korban kemudian meminta bantuan warga untuk menghubungi nomor ponselnya secara berulang kali. Cara tersebut dilakukan untuk melacak keberadaan ponsel yang diduga masih berada di sekitar lokasi.

Tak lama kemudian, suara dering ponsel terdengar dari arah seorang pria yang mengenakan kemeja kotak-kotak dan topi. Warga mulai curiga karena suara dering terdengar berulang kali dari sekitar pria tersebut.

Dalam video yang beredar, pria itu tampak berusaha menghindari kecurigaan warga. Ia bahkan terlihat ikut mencari sumber suara dan membongkar isi tas ranselnya untuk menunjukkan bahwa ponsel tersebut tidak berada di dalam tas.

Meski demikian, warga tetap mencurigainya karena dering ponsel masih terdengar dari dekat tubuh pria itu. Beberapa warga kemudian meminta agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat diperiksa, ponsel milik korban ditemukan terselip di bagian pinggang pelaku tepat di balik celananya. Temuan itu langsung mengundang reaksi warga yang sejak awal ikut membantu pencarian.

Warga kemudian mengamankan pelaku untuk menghindari terjadinya tindakan main hakim sendiri. Setelah itu, pelaku diserahkan ke Polsek Tampo untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara, Kasi Humas Polres Muna, Iptu M. Jufri, membenarkan adanya penanganan dugaan pencurian telepon genggam tersebut. Korban diketahui seorang perempuan berinisial ID (39), yang merupakan guru datang berobat ke UPTD Puskesmas Tampo.

“Korban datang untuk berobat dan diduga lupa mengambil telepon genggam miliknya yang tertinggal di sekitar loket pendaftaran,” kata Jufri, Rabu (3/6).

Menurut Jufri, saat kejadian seorang pria berinisial SR (35) juga berada di lokasi sebagai pasien yang sedang menjalani pemeriksaan tekanan darah. Beberapa saat kemudian korban kembali mengambil ponselnya, namun barang tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

“Setelah dilakukan upaya mediasi dan klarifikasi oleh pihak kepolisian, telepon genggam milik korban telah dikembalikan,” ujarnya.

Meski sempat dibawa ke kantor polisi, perkara itu tidak berlanjut ke proses hukum. Korban memilih tidak membuat laporan resmi dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten