Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Al-Qur’an Sobek atau Mushaf, Warga Kendari Bisa Tukar ke WAQI dengan Gratis

Al-Qur’an Sobek atau Mushaf, Warga Kendari Bisa Tukar ke WAQI dengan Gratis
Waqaf Al-Qur'an Indonesia (WAQI) melakukan aksi tukar mushaf di sekitar RSUD Kota Kendari. Foto: Jojon. (3/4/2022).

Kendari – Waqaf Al-Qur’an Indonesia (WAQI) membuka penukaran mushaf untuk masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Al-Qur’an sobek bisa ditukarkan dengan yang baru dan masih tersegel secara gratis selama donasi berlangsung.

Perwakilan WAQI di Kendari, Hadi Prawiro mengatakan, kegiatan dijadwalkan selama tiga hari, mulai 1 – 3 Ramadan 1443 Hijriah atau 3 – 5 April 2022. WAQI menyiapkan 111 eksemplar Al-Qur’an baru untuk ditukarkan. Lokasi penukaran dapat dilakukan di sekitar RSUD Kota Kendari mulai pukul 16.00 – 17.30 WITA.

“Kegiatan ini kami beri nama aksi tukar mushaf. Bagi masyarakat Kota Kendari yang memiliki Al-Qur’an sobek atau sudah tua bisa langsung tukarkan ke tempat kami. Kami akan berikan Al-Qur’an baru dan tidak dipungut biaya,” katanya kepada Kendariinfo.

Tapi, dia tidak menjamin stok akan sampai di hari ketiga karena tingginya animo masyarakat. Bahkan untuk hari pertama, stok Al-Quran baru yang disediakan hanya tersisa 12 eksemplar saja. Jika stok telah habis di hari pertama, pihaknya tidak akan melanjutkan aksi tukar mushaf hari kedua dan ketiga.

“Kami harapkan, keinginan untuk menukar mushaf dapat dilakukan sesegera mungkin. Karena kami perhatikan, semakin banyak masyarakat ke sini, dan kami khawatir keinginan anda tidak terpenuhi. Jadwalnya tiga hari, tapi sifatnya fleksibel. Kalau di hari pertama stok mushaf Al-Qur’an habis, maka kegiatannya hanya satu hari saja,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkot Kendari akan Lakukan Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga saat Ramadan 1446 Hijriah

Hadi mengaku aksi tukar mushaf kali adalah tahap pertama. WAQI rencananya akan membuka tahap kedua setelah adanya donatur dengan amal jariah Al-Qur’an.

“Untuk saat ini kami belum membuka donasi tahap kedua, meskipun sudah beberapa donatur yang mengusulkan untuk dibuka. Ini untuk memfasilitasi donatur dengan mereka yang ingin memiliki Al-Qur’an baru,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten