Ali Mazi dan Kemenko Marves Bahas Potensi Cadangan Aspal Buton
Buton – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi bersama Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) membahas potensi cadangan Aspal Buton (Asbuton), Senin (1/2/2021).
Sejauh ini, potensi Asbuton seluas 60.000 hektare, namun baru sekitar 400 hektare yang dieksploitasi oleh 16 perusahaan.
Kujungan yang dilakukan Kemenko Marves di Buton merupakan keseriusan pemerintah pusat menjadikan Asbuton sebagai penunjang infrastruktur jalan nasional.
“Ini bukti nyata kekayaan sumber daya alam di Buton. Aspal ini bisa digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara, bahkan untuk kepentingan luar negeri,” ungkap Ali Mazi seperti dikutip dari siaran pers Dinas Kominfo Sultra.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ayodhia G. L. Kalake mengatakan kunjungan itu adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilakukan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, kementerian terkait, dan Gubernur Ali Mazi pada awal Januari 2021 lalu.
“Tujuan kami ke sini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang potensi yang ada di wilayah Buton. Kami datang ke sini karena kami juga ingin memastikan tentang kesiapan fasilitas pendukung, baik infrastruktur maupun sarana prasarana agar nantinya distribusi Asbuton bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Hal yang menjadi prioritas dalam pembahasan itu adalah perluasan Pelabuhan Nambo dan Pelabuhan Banabungi sebagai penyangga utama pengiriman Asbuton.
“Penyiapan infrastruktur pelabuhan dan jalan akses menjadi sangat penting untuk dapat mengirim produk Asbuton ke seluruh wilayah di Indonesia,” jelas Deputi Ayodhia.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan program nasional 1.000 km menggunakan Asbuton.
“Pemerintah sangat mendukung dan memprioritaskan industri Asbuton dalam membangun infrastruktur jalan di tanah air dengan kebijakan 1.000 km menggunakan Asbuton,” lanjutnya.
Laporan: Iga Editor: Risman