Ambulans Puskesmas Tak Bisa Digunakan, Ibu Hamil di Konawe Terpaksa Dirujuk Pakai Mobil Pikap
Konawe – Seorang pasien ibu hamil di Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang hendak melahirkan terpaksa diantar ke rumah sakit menggunakan mobil pikap setelah ambulans Puskesmas Tongauna dilaporkan tidak bisa digunakan.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial. Pengunggah video, Askun, yang merupakan kerabat pasien mempertanyakan pelayanan Puskesmas Tongauna yang dinilai tidak maksimal dalam menangani pasien yang membutuhkan rujukan segera.
Askun mengatakan, pasien ibu hamil tersebut sempat menunggu sekitar satu jam di teras puskesmas sebelum akhirnya dibawa menggunakan mobil pikap.
Dikonfirmasi Kendariinfo, Askun, mengatakan alasan ambulans tidak dapat digunakan karena awalnya tidak ada sopir, kemudian muncul kendala lain setelah sopir tersedia.
“Alasan mobil ambulans tidak bisa digunakan karena tidak ada sopir mobil. Setelah ada sopir mobil, kemudian alasan lagi kunci mobil ambulans tidak ada. Terpaksa pasien naik mobil pikap untuk diantar ke rumah sakit,” kata Askun, Selasa (20/10/2026).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tongauna, Santi, menjelaskan pasien masuk pada Senin (19/10) malam dan mendapat pendampingan bidan selama proses persalinan. Namun, bayi tidak kunjung lahir meski pembukaan sudah lengkap, sedangkan air ketuban sudah pecah dalam kondisi keruh sehingga pasien perlu dirujuk ke rumah sakit.
Menurut Santi, petugas telah berupaya mencari kunci ambulans yang disimpan di atas lemari, tetapi tidak menemukannya hingga pukul 03.00 Wita. Petugas juga berusaha mencari kendaraan alternatif dengan meminjam mobil warga sebelum keluarga pasien memutuskan menggunakan mobil pikap.
Atas kejadian itu, Santi, menyampaikan permohonan maaf dan mengungkapkan bahwa kondisi pasien dan bayinya selamat setelah menjalani proses persalinan serta kelahiran di rumah sakit rujukan.
“Kami memohon maaf kepada keluarga pasien dan seluruh masyarakat Tongauna atas kejadian ini. Ibu dan bayi pasien selamat,” ujar Santi.
