Korban Tidak Ditemukan, Operasi Pencarian Penumpang KM Nggapulu Jatuh di Perairan Konkep Ditutup
Konawe Kepulauan – Operasi pencarian terhadap Sian Servit Kembau (51), penumpang kapal Pelni yang terjatuh di perairan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra), tidak kunjung membuahkan hasil.
Tanda-tanda keberadaan korban masih belum ditemukan hingga pencarian hari ketujuh. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kota Kendari, Amiruddin, mengatakan operasi tersebut kini resmi ditutup.
“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ketujuh dan tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan, Ops SAR dinyatakan ditutup,” ujar Amiruddin melalui keterangan resminya, Selasa (20/10).
“Ops SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” sambungnya.
Selama operasi pencarian yang digelar pada Selasa (20/10) pagi hingga sore, kecepatan angin 9,8 knot dari timur laut dengan tinggi gelombang 0,4 meter.
Untuk diketahui, korban merupakan warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut). Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (13/10) sekitar pukul 23.20 Wita, ketika dirinya dalam pelayaran rute Bitung – Jakarta.
Sesaat setelah kejadian itu, pihak kapal lebih dulu melakukan pencarian terhadap korban selama dua jam lamanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Keluarga korban, Desi, kemudian menghubungi KPP Kota Kendari untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.
Hampir Seminggu Pencarian, Penumpang KM Nggapulu Jatuh di Perairan Konkep Belum Ditemukan
