Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Arus Balik Lebaran 2026, Feri Kendari – Wawonii Didominasi Pengguna Sepeda Motor

Arus Balik Lebaran 2026, Feri Kendari – Wawonii Didominasi Pengguna Sepeda Motor
Suasana arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Feri Kendari - Wawonii. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (25/3/2026).

Kendari – Sebanyak 1.280 penumpang tercatat menggunakan layanan Pelabuhan Feri Kota Kendari – Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara (Sultra), selama arus balik Lebaran hingga H+4 Idulfitri, Rabu (25/3/2026). Pada periode tersebut, pergerakan penyeberangan didominasi kendaraan roda dua yang menjadi pengguna terbanyak kapal feri.

Pantauan di pelabuhan yang berlokasi di Jalan Pembangunan, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari menunjukkan sebagian besar kendaraan yang turun dari KMP Bahteramas merupakan sepeda motor. Sementara kendaraan roda empat yang diangkut dalam satu kali perjalanan hanya berkisar lima unit.

Antrean pemotor juga terlihat memenuhi area pelabuhan menunggu jadwal keberangkatan berikutnya setelah proses bongkar muat selesai. Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas pengguna sepeda motor pada arus balik tahun ini.

Kepala Seksi Operasional Pelabuhan Feri Kendari – Wawonii, Jalil, menyebutkan jumlah sepeda motor yang diangkut sejak H+1 hingga H+4 Lebaran mencapai 501 unit. Lonjakan tertinggi terjadi pada H+4 dengan total sekitar 212 unit sepeda motor.

Menurutnya, pengelola pelabuhan memprioritaskan kendaraan roda dua saat proses naik ke kapal untuk mengurangi penumpukan antrean di area pelabuhan.

Selain itu, jumlah penumpang juga mengalami peningkatan. Pada H+4 saja, kapal mampu mengangkut hingga 257 penumpang dalam satu kali perjalanan, dengan total pemudik yang tiba di Kota Kendari mencapai sekitar 495 orang.

Ia menambahkan, pada H+4 Lebaran terdapat empat trip pelayaran, terdiri dari dua perjalanan Kota Kendari – Langara dan dua perjalanan Langara – Kota Kendari.

Jalil juga menjelaskan kepadatan arus balik tahun ini mulai terlihat pada H+4, namun antrean kendaraan tidak setinggi tahun sebelumnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten