Bakar Bendera Argentina Usai Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kendari, Suporter Dinilai Cederai Sportivitas

Kendari – Sejumlah suporter diduga membakar bendera Argentina usai laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina. Aksi tersebut diduga terjadi setelah kegiatan nonton bareng (nobar) di pelataran Balai Kota Kendari, Senin (20/7/2026) pagi.
Video yang diterima redaksi Kendariinfo memperlihatkan dua pria membakar bendera Argentina, sementara sejumlah suporter lainnya merekam aksi tersebut menggunakan telepon genggam. Dalam rekaman itu, salah seorang pria terlihat mengenakan jersey Timnas Argentina.
Aksi tersebut menuai sorotan dari sesama pencinta sepak bola. Salah seorang pendukung Argentina, Aswar, menilai pembakaran bendera bukanlah bentuk dukungan terhadap tim, melainkan tindakan yang bertentangan dengan semangat sportivitas.
“Membakar bendera tim nasional atau bendera negara lawan bukanlah bentuk keberanian ataupun kecintaan terhadap sepak bola. Tindakan tersebut justru mencerminkan sikap yang tidak sportif, tidak menghormati lawan, serta berpotensi memicu kebencian dan konflik,” kata Aswar.
Ia mengatakan suporter seharusnya mengekspresikan dukungan melalui cara-cara positif, seperti menciptakan atmosfer pertandingan, koreografi, maupun yel-yel yang membangun semangat.
Menurut Aswar, tindakan provokatif seperti pembakaran atribut tim justru dapat merusak citra suporter Indonesia di mata dunia.
“Mendukung tim nasional dengan semangat tinggi adalah hal yang wajar, tetapi semangat tersebut harus tetap dibatasi. Membakar bendera tidak membuat sebuah tim terlihat lebih kuat atau lebih bermartabat,” ujarnya.
Selain itu, jika rekaman aksi tersebut disebarluaskan melalui media elektronik dengan muatan yang mengandung unsur menghasut kebencian atau permusuhan berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), penegakan hukumnya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila seluruh unsur pidananya terpenuhi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui identitas kedua pria itu maupun ada tidaknya laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
Ribuan Suporter Padati Pelataran Balai Kota Kendari, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah





