Bangkai Anak Hiu Paus yang Ditemukan di Pantai Pulau Kelapa Kendari Dikuburkan
Kendari – Bangkai seekor anak hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang sekitar dua meter yang ditemukan mati terdampar di kawasan Pantai Pulau Kelapa, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikuburkan.
Anak hiu paus itu dikuburkan di sekitar lokasi terdampar dengan kedalaman sekitar satu meter pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Komandan Kapal Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra, Aipda Frengky Gunawan mengatakan, hiu paus itu berjenis kelamin betina. Saat pihaknya mendatangi kawasan Pantai Pulau Kelapa, anak hiu tersebut sudah mulai mengeluarkan bau busuk.
“Sudah mulai bau,” ujar dia.
Frengky menyebut, anak hiu itu mengalami dua luka di dekat ekor dan perut. Meski demikian, ia tidak mengetahui secara pasti penyebab luka pada ikan bertulang lunak tersebut.
Bangkai hiu paus tersebut dievakuasi dengan cara ditarik karena ukurannya dinilai tidak terlalu besar. Setelah dipindahkan, proses penguburan dilakukan secara manual dengan menggunakan pacul dan sekop.
Sementara itu, Kepala Satker Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Sultra Jufri mengungkapkan, hiu paus tersebut ditemukan warga dalam kondisi sudah berada di tepi pantai. Untuk penanganan awal, bangkai mamalia laut tersebut dikubur di area sekitar lokasi terdampar.
“Penanganannya dikubur di sekitar lokasi terdampar,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, bangkai anak hiu paus ditemukan terdampar di kawasan Pantai Pulau Kelapa, Sabtu (19/9) pagi. Berdasarkan keterangan warga setempat, Fais Rajab (17), ikan tersebut ditemukan dalam kondisi terdampar di atas pasir pada sekitar pukul 09.00 Wita.
“Posisi pausnya itu saya temukan sudah terdampar di pasir. Saya kan habis mandi laut di seberang kiri pantainya. Setelah itu, niatnya saya mau cari kerang, karena air sudah surut,” ujarnya kepada Kendariinfo, Sabtu (19/9).
Bangkai Anak Hiu Paus Ditemukan di Pantai Pulau Kelapa Kendari, Diduga Belum Lama Mati
