Diduga Terganggu Suara Karaoke, Pengamen Bawa Pisau Nyaris Bentrok dengan Warga Kendari
Kendari – Suasana malam Minggu di kawasan Taman Kali Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak mencekam pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 23.59 Wita.
Kericuhan terjadi setelah seorang pengamen jalanan yang membawa pisau terlibat perselisihan dengan sejumlah warga yang sedang nongkrong di sekitar lokasi. Peristiwa tersebut menarik perhatian pengunjung lain dan warga sekitar yang tengah menikmati malam akhir pekan.
Saksi mata berinisial P (24) mengatakan, insiden bermula saat pengamen tersebut sedang melantunkan lagu untuk menghibur pengunjung. Pada saat bersamaan, terdengar musik karaoke dari salah satu tempat usaha di sekitar lokasi.
“Merasa penampilannya terganggu oleh suara musik tersebut, sang pengamen sempat meneriaki arah sumber suara sebelum akhirnya meninggalkan tempat. Sempat dikira selesai, situasi kala itu berangsur kondusif,” kata P saat dikonfirmasi Kendariinfo, Minggu (20/9) dini hari.
Namun, beberapa saat kemudian, pengamen tersebut kembali ke lokasi dengan membawa sebilah pisau. Situasi kembali memanas hingga terjadi adu mulut antara pengamen dan sejumlah orang yang berada di lokasi.
“Meski sempat dilerai oleh seorang pengunjung yang prihatin dengan situasi, ketegangan kembali tersulut setelah pemilik atau pihak yang menggunakan pengeras suara diduga meneriaki balik sang pengamen,” ujar P.
Adu mulut terus berlanjut. Pengamen dan sejumlah warga bahkan sempat saling berhadapan hingga memicu kerumunan pengunjung di sekitar lokasi. Meski sempat terjadi kericuhan, P memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
