Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Belasan Daerah di Sultra Alami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrem Panjang

Belasan Daerah di Sultra Alami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrem Panjang
Kondisi langit cerah Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (20/10/2026).

Kendari – Sebanyak 14 daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami hari tanpa hujan kategori ekstrem panjang atau lebih dari 60 hari berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Selasa (20/10/2026). Kondisi ini terjadi ketika curah hujan di seluruh wilayah Sultra tercatat rendah pada pertengahan Oktober.

Prakirawan BMKG, Bismar Rahmat Adi menyebut hari tanpa hujan di Sultra bervariasi, mulai dari kategori pendek hingga ekstrem panjang.

“Sebagian besar wilayah Sultra mengalami hari tanpa hujan dengan kategori pendek selama 6 – 10 hari hingga ekstrem panjang, yaitu lebih dari 60 hari,” demikian informasi BMKG yang disampaikan Bismar dalam pemutakhiran data, Selasa (20/10).

Laporan Analisis Curah Hujan Dasarian Oktober 2026 di Sulawesi Tenggara.
Laporan Analisis Curah Hujan Dasarian Oktober 2026 di Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa/BMKG.

Daerah-daerah di Sultra yang mengalami hari tanpa hujan ekstrem panjang meliputi Kabupaten Bombana, Buton, Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), Konawe, Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Muna, Muna Barat (Mubar), Kota Baubau, dan Kota Kendari.

Kondisi tersebut sejalan dengan analisis curah hujan dasarian pada pertengahan Oktober 2026. BMKG mencatat seluruh wilayah Sultra mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0 – 10 milimeter (mm) dalam periode 10 hari.

BMKG memprediksi kondisi minim hujan masih berlanjut hingga akhir Oktober 2026. Seluruh wilayah Sultra diperkirakan berpeluang mengalami curah hujan kategori rendah, yakni maksimal 50 mm per dasarian atau sepuluh hari berturut-turut.

“Pada akhir Oktober 2026, seluruh wilayah Sultra secara umum diprediksi berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori rendah,” lanjutnya.

Memasuki awal hingga akhir November 2026, curah hujan diprediksi meningkat di sebagian besar wilayah Sultra. Meski demikian, secara umum curah hujan pada periode tersebut diperkirakan masih berada pada kategori rendah hingga menengah, dengan kisaran 0 – 100 mm per dasarian.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten