Berusia 95 Tahun, Warga Kendari Ini Jadi Calon Jemaah Haji 2026 Tertua di Sultra
Kendari – Seorang lansia asal Kota Kendari, Subaeda (95), tercatat sebagai calon jemaah haji tertua di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya.
Ia mengatakan, Subaeda lahir di Sungguminasa pada 27 September 1930 dan berdomisili di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Usianya yang hampir mendekati satu abad itu, membuatnya menjadi jemaah dengan usia paling lanjut tahun ini.
“Jemaah haji tertua Sultra tahun ini berusia 95 tahun atas nama Subaeda asal Kota Kendari,” kata Lalan, Rabu (15/4/2026).
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji kategori lanjut usia (lansia) dengan usia 65 tahun ke atas di Sultra mencapai 416 orang atau sekitar 20,44 persen dari total jemaah.
Sebaran jemaah lansia tersebut didominasi dari Kota Kendari sebanyak 107 orang, disusul Kabupaten Kolaka 91 orang, Kota Baubau 38 orang, Bombana 26 orang, Konawe Selatan (Konsel) 21 orang, Muna 20 orang, Kolaka Utara (Kolut) dan Kolaka Timur (Koltim) masing-masing 19 orang.
Kemudian disusul Konawe 18 orang; Wakatobi 17 orang; Konawe Utara (Konut) 8 orang; Buton 6 orang; Buton Utara (Butur) dan Muna Barat (Mubar) masing-masing 5 orang; serta Konawe Kepulauan (Konkep), Buton Selatan (Busel), dan Buton Tengah (Buteng) dengan jumlah di bawah 10 orang.
Lalan menjelaskan, tingginya jumlah jemaah lansia menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya terkait kondisi kesehatan dan mobilitas selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan petugas pendamping yang terdiri dari Petugas Haji Daerah (PHD), petugas kloter, hingga pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
“Pendampingan ini penting agar para jemaah, khususnya lansia, dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Adapun total kuota haji Sultra tahun 2026 tercatat sebanyak 2.078 orang setelah adanya penambahan kuota. Namun, setelah proses mutasi keluar dan masuk jemaah, jumlah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar menjadi 2.049 orang.
