BP2MI Akan Pulangkan TKW Kendari dari Arab Saudi

Kendari – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan segera memulangkan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia asal Kota Kendari, Asniar dari Arab Saudi.
Keputusan itu diambil setelah BP2MI Sultra bertemu dengan Dinas Tenaga Kerja Sultra, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan pihak keluarga Asniar. Dalam pertemuan itu, hadir pula Nurhayati, orang yang memberangkatkan Asniar ke Arab Saudi.
“Sesuai dengan permintaan dari Asniar dan pihak keluarga kepada kami agar yang bersangkutan dapat dipulangkan kembali ke Indonesia. Kami telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk membantu proses pemulangan TKW dari Kendari ini,” ujar Kepala Unit Teknis (UPT) BP2MI Sultra, La Ode Askar, Selasa (10/8/2021).

Sebelumnya, Asniar menyampaikan curahan hatinya lewat media sosial Facebook (FB) dengan nama akun “Cinta Cinta”. Melalui unggahannya, dia meminta bantuan pemerintah untuk dipulangkan ke Indonesia. Asniar mengaku sudah tidak sanggup lagi bekerja, sebab dijual ke sana kemari.
Keterangan Nurhayati, Orang yang Memberangkatkan Asniar ke Luar Negeri
Sementara itu, orang yang membantu pemberangkatan Asniar ke luar negeri, Nurhayati mengatakan, waktu itu dia hanya memfasilitasinya untuk bertemu dengan seseorang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Menurut Nurhayati, Asniar datang dengan sang suami ke rumahnya untuk mencari informasi tentang cara bekerja di luar negeri. Saat itu, Nurhayati bilang ke Asniar tidak ada penempatan kerja di luar negeri. Namun dia memiliki kenalan yang dapat membantu Asniar dihubungkan dengan agen di luar negeri.
”Saya jelaskan bahwa saat ini tidak ada penempatan kerja. Tapi saya ada kenalan yang membantu untuk dihubungkan ke agency di luar negeri atas nama Pak Ibrahim di Makassar. Dulu ia mengurus saya bekerja ke luar negeri. Saya fasilitasi keinginan Asniar untuk bekerja ke luar negeri dengan Pak Ibrahim via telepon. Kemudian, tiket atas nama Asniar dikirimkan oleh Pak Ibrahim dari Makassar beserta dana untuk uang saku sebesar Rp3 juta,” kata Nurhayati.
Dari Kendari, Asniar pergi ke Jakarta. Di sana, Asniar dijemput oleh Lilis yang mengaku sebagai perwakilan agency Dubai di Indonesia. Pada 2019, Asniar akhirnya berangkat ke Arab Saudi secara ilegal atau tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).


2 Komentar
Assalamu’alaikum mohon maaf sebelumnya
Aku juga Ngin minta tolong karena mama saya ad di Arab Saudi juga da dia mau pulang ke Sulawesi tenggara juga dan ingin pulang ke Sulawesi tapi di tambah terus kontrak nya dan gajinya tidak sesuai dengan perjanjian nya
Nama , mama saya Batuah
Nama , sya Mita
Ini no hp wa sy 082279684755
Sebaiknya langsung dtg ke kantor BP2MI saja mba, klo komen dibwebsite jarang respon. Atau coba cari no telpon nya dulu dan dihubungi