Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Bukan Sekadar Ajang Olahraga Bank, Finspora 2026 Libatkan Industri Keuangan dan Dorong UMKM Sultra

0
0
Suasana pembukan Finance, Sport, and Art (Finspora) dan Sultra Maimo 2026 di The Park Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Finance, Sport, and Art (Finspora) 2026 tidak lagi sekadar menjadi ajang olahraga dan seni antarpegawai perbankan. Kegiatan yang berlangsung di Kota Kendari tersebut kini melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta seluruh industri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan diarahkan untuk memperkuat UMKM hingga mendorong transaksi digital.

Finspora 2026 berlangsung di kawasan The Park Kendari mulai 2 hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sultra Maimo dan Festival Kuliner.

Finspora merupakan pengembangan dari Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) yang sebelumnya digelar oleh Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sultra setiap dua tahun.

Perubahan nama tersebut memperluas cakupan peserta. OJK bersama pimpinan dan insan industri keuangan di Sultra kini ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi, mengatakan Finspora dan Sultra Maimo tidak hanya menjadi ruang pertemuan industri keuangan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas.

Penyelenggara menghadirkan 50 stan kuliner yang terdiri atas 20 UMKM lokal dan 30 UMKM nasional. Kehadiran pelaku usaha dari luar daerah diharapkan dapat mendorong UMKM di Sultra meningkatkan kualitas produk dan daya saing.

“Kegiatan ini bertujuan memajukan UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha daerah agar mampu bersaing hingga tingkat nasional,” kata Edwin.

Rangkaian kegiatan juga membawa agenda yang berkaitan langsung dengan pengembangan usaha, seperti temu bisnis, forum investasi, serta fasilitasi ekspor UMKM.

Selain memperluas pasar UMKM, penyelenggara mendorong masyarakat menggunakan pembayaran nontunai melalui QRIS. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di Sultra.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menilai keterlibatan industri keuangan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi peluang bagi produk UMKM daerah untuk menembus pasar yang lebih luas.

Siska meminta perbankan memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha agar produk lokal tidak hanya bertahan di pasar daerah, tetapi juga mampu masuk ke pasar internasional.

Pemkot Kendari bahkan berencana membawa pelaku UMKM daerah mengikuti pameran UMKM internasional di Tiongkok. “UMKM merupakan salah satu tonggak ketahanan ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi dengan industri perbankan harus terus diperkuat agar produk lokal dapat masuk ke pasar global,” ujar Siska.

Selain agenda ekonomi, Finspora tetap mempertahankan unsur olahraga dan seni yang menjadi identitas kegiatan tersebut. Hingga pembukaan, Bank Sultra menjadi kontingen dengan perolehan medali sementara terbanyak, yakni tiga emas dan dua perak.

Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan persaingan dalam Finspora tidak menghilangkan tujuan utama kegiatan untuk memperkuat hubungan antarindustri jasa keuangan.

Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang untuk membangun sportivitas, mempererat hubungan, dan memperkuat kerja sama antarlembaga jasa keuangan di Sultra.

Rangkaian kegiatan Finspora 2026 dan Sultra Maimo juga menghadirkan pameran kuliner, kopi, dan wastra. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi Kota Kendari.

Siska menyebut kontribusi kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pendapatan daerah. Hingga triwulan II 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari telah mencapai 51 persen.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: