Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Bulog dan Denbekang TNI AD Sultra Teken MoU Pengadaan Perbekalan Personel

Bulog dan Denbekang TNI AD Sultra Teken MoU Pengadaan Perbekalan Personel
Ketgam: Penandatangan Nota Kesepahaman Denbekang XIV-44-03 TNI AD Sultra dan Bulog Sultra. Foto: Istimewa (30/3/2022).

Kendari – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Detasemen Perbekalan Angkutan (Denbekang) XIV-44-03 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Sultra melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Rabu (30/3/2022).

Penandatanganan kerja sama ini untuk pengadaan komoditas sembako yang nantinya menjadi perbekalan para personel TNI AD Sultra.

Komandan Denbekang XIV-44-03 TNI AD Sultra, Mayor Hamonangan Simanjuntak mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Bulog Sultra ini.

Menurutnya, ini akan membantu TNI AD dalam menyediakan perbekalan para personel, karena setiap kali menjelang Ramadan sangat sulit mendapatkan komoditas sembako.

“Menjelang bulan Ramadan biasanya sulit mendapatkan komoditas sembako. Mudah-mudahan niat baik kita bersama dalam mendukung tugas pemerintah dan direspons baik oleh pihak Denbekang. Tugas kami mengurus pembekalan TNI AD, jadi kerja sama baik dengan Bulog Sultra ini semoga berjalan dengan lancar dan sesuai harapan dan tidak ada kendala ke depannya,” ujarnya.

Dia menambahkan, melalui kerja sama ini juga membantu tugas Bulog Sultra dalam melakukan penyerapan gabah, beras, dan komoditas lain.

Senada dengan itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sultra, Siti Mardati Saing mengungkapkan, dalam kerja sama ini untuk komoditas beras, pihaknya menyiapkan beras kualitas premium hasil produksi dari Kabupaten Konawe.

“Beras yang kami siapkan adalah beras premium produk lokal Sultra, yakni produksi Kabupaten Konawe. Semoga kerja sama dapat lebih diperluas lagi,” ungkapnya.

Mardati menegaskan, Bulog Sultra akan menjaga harga pangan terutama beras, baik di tingkat petani maupun konsumen tetap terjaga agar tidak ada komoditas yang berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sawah dan gudang terbesar kami di Konawe, Bombana, dan Kolaka. Kami akan pastikan bahwa harga pangan terkhusus beras akan stabil, tidak melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten