Cegah Radikalisme, BEM FH UMK Gelar Dialog Kebangsaan

Kendari – Dalam rangka meneguhkan semangat berbangsa dan bernegara di kalangan mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar Dialog Kebangsaan, Selasa (29/6/2021).
Pelaksana Tugas (Plt.) BEM FH UMK, Agus Alvian mengatakan, kegiatan dialog tersebut berorientasi pada pencegahan paham radikalisme.
“Orientasi kegiatan kali ini yakni mengarahkan peran mahasiswa, agar bisa melakukan langkah-langkah prefentif untuk mencegah paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila,” katanya.

Menurutnya, di Indonesia sendiri masih terdapat beberapa kelompok yang mencoba menanamkan doktrin kepada masyarakat ataupun mahasiswa yang bertentangan dengan paham pancasila bahkan ingin merusak ideologi tersebut.
“Dengan kegiatan ini harapannya, mahasiswa harus mampu untuk membentengi diri dan masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai pancasila,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU), K.H Muslim, berharap kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyiapkan segala hal dalam menghadapi perkembangan zaman saat ini.
“Ya, tentunya kami berharap kepada para mahasiswa untuk menyiapkan diri, mulai dari kapasitas ilmu, integritas, ilmu agama dalam menghadapi perkembangan zaman saat ini yang terkadang bertentangan dengan nilai pancasila,” harapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMK, Ahmad Rustam mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa patriotisme mahasiswa dalam menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila.
Dia juga berharap kepada mahasiswa yang telah mengikuti dialog kebangsaan tersebut, agar mampu melakukan kritik yang membangun terhadap negara dengan cara yang bermartabat.
“Harapannya ke depan setelah agenda ini, mahasiswa tidak lagi mempermasalahkan antara pancasila dan agama, karena sejatinya nilai pancasila sudah cukup menjadi perekat bangsa apa pun agamanya,” pungkasnya.
Laporan: Yusrin





