Cerita Pengemudi Kendari Terpaksa Isi Eceran Gara-Gara Pertalite Habis, Sempat Ikut Antre Panjang
Kendari – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite masih dikeluhkan masyarakat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Antrean kendaraan mengular hampir di seluruh SPBU, namun tidak sedikit pengendara yang pulang dengan tangan kosong karena stok pertalite habis sebelum tiba giliran mereka mengisi BBM.
Salah seorang pengemudi mobil, Afdal, mengaku sudah dua hari berturut-turut mencoba mendapatkan pertalite di SPBU Pertamina Ade, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kendari, pada Senin (6/7/2026) dan Selasa (7/7). Namun, usahanya selalu gagal karena BBM habis tepat ketika antreannya di depan SPBU.
“Dari kemarin saya antre BBM di SPBU (Pertamina Ade). Saya antre panjang-panjang, pas sudah di depan SPBU ternyata habis, jadi batal lagi dapat BBM. Tadi pagi antre juga, pas depan SPBU habis lagi. Tidak tahu apa masalahnya ini BBM langka,” ujar Afdal kepada Kendariinfo, Selasa (7/7).
Menurut Afdal, kondisi tersebut membuat aktivitasnya terganggu. Sebagai pengguna kendaraan yang setiap hari harus beraktivitas, ia tidak memiliki pilihan selain membeli pertalite eceran agar mobilnya tetap bisa digunakan.
“Terpaksa kemarin itu saya isi ecer saja mobilku. Tadi pagi juga saya isi yang jeriken daripada tidak dapat BBM, kendaraan mau jalan,” katanya.
Ia mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar karena harga pertalite eceran lebih mahal dibandingkan harga resmi di SPBU. Meski demikian, cara itu terpaksa dilakukan agar pekerjaannya tidak terhambat akibat kehabisan bahan bakar.
Afdal berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian sehingga masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM subsidi. “Saya kurang tahu bagaimana ini Pertamina sediakan BBM, kenapa antre semua SPBU di Kendari,” bebernya.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan penyaluran BBM subsidi jenis pertalite di Kota Kendari guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia memastikan stok saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.
“Pertamina memastikan stok pertalite maupun lertamax di Fuel Terminal dan seluruh SPBU di Kota Kendari berada dalam kondisi aman serta penyaluran terus dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Sales Branch Manager II Fuel Sultra Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Didi Rushadi.
