Damkar Kendari Catat 106 Kasus Kebakaran Sepanjang 2024, Korsleting Listrik Penyebab Dominan

Kendari – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mencatat total kasus kebakaran sejak Januari hingga Desember 2024 sebanyak 106 kasus.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kota Kendari, Satriyawan Abu Yasid, mengatakan penyebab kebakaran terbesar sepanjang tahun 2024 adalah korsleting arus listrik, sebanyak 55 kasus.
“Kebakaran karena membakar lahan sebanyak 23 kasus, kebakaran akibat BBM dan sebagainya sebanyak 18 kasus, 1 kasus karena kesengajaan, dan 9 kasus lainnya tidak diketahui penyebabnya,” katanya, Jumat (27/12/2024).
Sementara untuk sebaran kebakaran, Kecamatan Kadia tercatat memiliki kasus terbanyak yakni 21 kasus, Kecamatan Baruga 17 kasus, Kecamatan Kambu 16 kasus, Kecamatan Puuwatu 14 kasus, Kecamatan Mandonga 11 kasus.
“Terjadi pula di Kecamatan Poasia 10 Kasus, Kecamatan Wuawua 7 kasus, Kecamatan Kendari 5 kasus, Kecamatan Kendari Barat 3 kasus, Kecamatan Abeli 2 kasus, dan Kecamatan Nambo tanpa kasus,” lanjutnya.
Satriyawan menyebut kebakaran rawan terjadi menjelang akhir tahun. Dia pun mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek keadaan tabung gas serta listrik sebelum meninggalkan rumah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kendari untuk meningkatkan kewaspadaaannya terhadap risiko kebakaran,” harapnya.





